Senin, 07 Maret 2022

POND’S TRIPLE GLOW SERUM UNTUK MENCERAHKAN KULIT

 


 “Riz, kulit mukamu kok ada bintik-bintik coklat ya?”, ujar seorang teman.

Kata-kata itu langsung membuat saya mencari kaca dan mengecek kebenarannya. Ternyata benar, di bagian pipi dan hidung muncul beberapa titik coklat dan kulit pun tampak kusam.

Kejadian itu menyadarkan saya, bahwa saya sudah lama abai dengan kondisi kulit muka. Alasannya dulu sih , karena anak-anak. Usia 30an mulai hamil, melahirkan, menyusui kemudian hamil lagi dan lanjut menyusui hingga 2 tahun lebih. Padahal sebagian skincare aman untuk ibu hamil dan menyusui.

Selama kurun waktu itu dan sebelum-sebelumnya ada beberapa kesalahan yang saya lakukan dan membuat kulit muka kusam dan muncul bintik-bintik.

1.       Tidak menggunakan pelembab muka

Saya memiliki kulit yang mudah berkeringat terutama saat hamil dan menyusui,. Makanya saat itu, saya malas memakai pelembab, padahal pelembab penting sekali buat kulit.

 2.       Tidak menggunakan tabir surya

Pakai pelembab saja malas, apalagi pakai tabir surya..hahaha. Akhirnya bercak-bercak coklat muncul di kulit. Tabir surya wajib digunakan sekalipun di dalam rumah, karena sinar matahari juga masuk ke dalam rumah.

 3.       Tidak rutin membersihkan wajah

Dulu saat hamil, punggung dan pinggang pegal, perut kencang, akibatnya mudah lelah dan mengantuk. Saat menyusui, sebagian besar waktu digunakan mengurus bayi dan sore sering kelelahan, akibatnya seringkali lalai membersihkan wajah.

Setelah kejadian itu, saya mulai perhatian dengan kondisi kulit muka.  Mulai cari informasi cara merawat dan mencerahkan kulit wajah. Selain itu juga mencari produk-produk perawatan wajah untuk mencerahkan kulit wajah.

Pond’s Triple Glow Serum


Salah satu produk perawatan untuk mencerahkan kulit wajah adalah Pond’s Triple Glow Serum. Konsentrat serum pencerah wajah yang menggabungkan 3 kekuatan terbaik yang mampu bekerja 60x lebih efektif dari vitamin C untuk pancarkan Triple Action Glow.

1.       Mencerahkan dengan Gluta-Boost-C: mengandung glutathione, antioksidan yang dikenal mampu mencerahkan kulit. Formula unik Gluta-Boost-C efektif menyamarkan flek hitam, untuk wajah tampak cerah dan warna kulit merata.

2.       Melembutkan dengan Vitamin B3+:  menyamarkan pori untuk wajah tampak mulus

3.       Melembabkan dengan Hyaluronic Acid: menyerap mendalam ke setiap lapisan epidermis kulit untuk wajah tampak lembap berkilau.

Saya mencoba Pond’s Triple Glow Serum dalam bentuk kemasan sachet ukuran 7,5 ml. Ya untuk mencoba produknya dulu, lebih praktis dan ekonomis dalam kemasan sachet. Produk ini dapat dibeli di Indomaret dengan harga sekitar 18 ribuan.

Tekstur Pond’s Triple Glow Serum, bening seperti air namun agak kental. Saat dituangkan ke tangan, tidak lengket dan mudah dioleskan ke kulit wajah, cepat meresap dan terasa ringan sehingga kulit pun terasa lembab dan kenyal.

Cukup gunakan 2-3 tetes Pond’s Triple Glow Serum yang diratakan ke seluruh wajah dengan tangan. Tepuk perlahan untuk membantu menyerap ke kulit dan lajutkan dengan pemakaian pelembab serta jangan lupakan pemakaian tabir surya.

Untuk perubahan kulit yang lebih cerah dan lembab biasanya dibutuhkan waktu minimal 2 minggu setelah pemakaian. Serum ini juga dapat menyamarkan bekas jerawat, dan saat saya aplikasikan di kulit saya yang kebetulan sedang berjerawat, rasanya juga biasa saja, tidak perih.

Pond’s Bright Beauty Triple Glow Serum Mask


Selain Pond’s Triple Glow Serum, ada Pond’s Bright Beauty Triple Glow Serum Mask. Sheet Mask ini mengandung niacimade yang lebih banyak dibandingkan dengan Pond's sheet mask lainnya. Manfaatnya mencerahkan, menghaluskan, dan melembapkan kulit dalam 1 kali pakai.

Cara pakainya mudah sekali, cukup pasangkan masker sesuai dengan bentuk wajah. Biarkan selama 15-20 menit untuk menutrisi kulit. Setelah dilepaskan, pijat perlahan serum yang tersisa pada wajah dan leher dan tidak perlu dibilas. Waktu terbaik untuk menggunakan masker ini, menurut saya sebelum tidur.

O,ya warna kemasan masker ini sama dengan serumnya berwarna pink dan dapat dibeli di Indomaret dengan harga 19ribuan.

Untuk mendapatkan kulit yang cerah, selain produk perawatan kulit yang tepat, ternyata gaya hidup yang sehat juga mempengaruhi kondisi kulit. Berdasarkan beberapa artikel yang saya baca, konsumsi makanan sehat dan bergizi, minum air putih yang cukup, rutin berolahraga, tidur yang cukup dan hindari stress dapat mempengaruhi kesehatan kulit dan membantu mencerahkan wajah.

Jadi target tahun 2022 nih, memulai gaya hidup sehat dan melakukan perawatan kulit wajah, agar kulit cerah dan sehat.

Senin, 21 Februari 2022

SEGAR DAN HARUM DENGAN SCARLETT BODYCARE


Dulu, masa peralihan lulus SMA mencari perguruan tinggi, ada sebuah peristiwa yang membuat malu dan mengubah pemikiran. SMA di masa itu, kami baru mengenal bedak dan cologne. Itu pun jarang-jarang saya memakai dan membeli cologne. Suatu ketika saat ikut ujian tryout bimbingan UMPTN atau Ujian Masuk Perguruan Tinggi *ketahuan usianya berapa*, cuaca sedang panas-panasnya, keringat mengucur deras dan sialnya saya tidak memakai deodorant di ketiak. Apes lagi bahan pakaian yang saya kenakan jika terkena air dan keringat baunya semakin menyengat, lebih dari bahan pakaian yang lain. Duh, rasanya malu dan gak pede banget.

Sejak saat itu, berusaha untuk menjaga bau badan dan menyukai wangi-wangian. Bagi saya, wangi itu bukan hanya untuk kepercayaan diri, tapi wangi itu ya buat diri sendiri. Senang rasanya mencium bau tubuh yang wangi dan hal lain yang wangi. Akhirnya terbawa saat memilih perawatan tubuh salah satunya ya dari aroma produknya.

Scarlett Bodycare merupakan salah satu produk yang memiliki varian aroma yang segar dan harum. Setelah kemarin sempat mencoba rangkaian produk bodycare dari Scarlett, kali ini saya mencoba kembali rangkaian produk bodycare dengan varian yang berbeda. Ada 3 produk yang saya coba yaitu : Scarleet Body Scrub Coffee, Shower Scrub Jolly dan Body Lotion Jolly.

1.     Scarlett Body Scrub Coffe

      Saat membuka tutup kemasan body scrub, keluar aroma kopi yang menggoda, berasa pengen “diemplok”. Kemasannya berbentuk bulat dengan warna dasar putih dan coklat kopi. Bagian tutupnya bertuliskan nama produk dengan dihiasi gambar buah kopi, daun  biji kopi berwarna coklat. Bagian dalamnya dilindungi alumunium foil. Sementara bagian bodynya terdapat keterangan cara pakai dan komposisi bahan. Sayangnya komposisi bahan, kembali lagi tertutup oleh stiker. Untuk berat bersih barang 250 ml.

Cara pakainya cukup mudah, balurkan scrub ke seluruh tubuh, diamkan sekitar 3-5 menit atau sudah setengah kering. Kemudian gosok-gosokkan secara perlahan agar kulit mati dan kotoran dapat terangkat. O, ya kalau menggunakan body scrub saya sarankan di kamar mandi, agar lebih mudah membersihkannya, tinggal diguyur air saja.

Body scrub dapat digunakan 2x seminggu, warna scrubnya coklat dengan butiran scrub kecil-kecil, jadi tidak mengiritasi kulit. Manfaat bodyscrub diantaranya :

  • Membantu mengangkat sel-sel kulit mati pada tubuh 
  • Mampu mengembalikan kelembaban tubuh
  • Membantu mencerahkan kulit tubuh 
  • Membantu melancarkan peredaran aliran darah
  • Sebagai sarana rileksasi tubuh
  • Membantu regenerasi kulit setelah eksfoliasi
  • Menghindarkan kadar hidrasi yang dibutuhkan oleh tubuh

2.     Scarlett Shower Scrub Jolly

 


Setelah menggunakan Body Scrub, selanjutnya dibersihkan dengan Scarlett Body Scrub agar lebih maksimal dalam membersihkan kulit tubuh.

Shower Scrub Jolly ini dikemas dalam botol plastik transparan yang cukup kokoh dan nyaman saat dipegang. Tutupnya fliptop, memudahkan untuk membuka dan menutup botol. Bagian bodynya ada kertas label berwarna oranye muda sesuai dengan warna cairan sabun. Pada kertas label ada tulisan nama produk, komposisi bahan, cara pemakaian dan berat volume cairan 300 ml.

Cairan shower scrub tidak terlalu kental, bening berwarna oranye muda dan terdapat buliran-buliran scrub berwarna-warni sehingga membantu mengangkat sel-sel kulit mati pada tubuh. Saat diaplikasikan, busanya tidak terlalu banyak. Mungkin karena kandungan pelembab yang tinggi membuat busa tidak banyak dan tidak menjadi indicator kebersihan badan juga sih.

Wangi shower scrub jolly kalau saya baca informasinya di Scarlett baunya seperti wangi YSL Black Opium Eau De Parfume. Ya karena saya gak pernah pakai parfum itu, berhubung harganya gak masuk akal di kantong saya hahaha. Menurut saya, baunya soft dan sedikit manis. Kandungannya Glutathione, Vitamin E dan Beads. Usai pemakaian, kulit terasa wangi dan lembab. Saat saya coba gores kulit, tidak ada bekas goresan kulit artinya kelembaban kulit baik.

3.     Scarlett Body Lotion Jolly

 


Yang paling saya suka dari body lotion Scarlett adalah pompanya ada lock dan unlock . Tinggal diputar ke kanan atau ke kiri untuk mengunci dan menekan pompanya. Jadi cairannya aman di dalam botol.

Wadah produk ini berupa botol yang ukurannya sama dengan shower scrub, volumenya 300ml. Botolnya bening dengan label terbuat dari kertas berwarna pink oranye muda mengelilingi botol. Isi lotionnya berwarna oranye muda dengan keharumannya perpaduan Coffe, Jasmine, Ceddar Wood dan Vanilla.

Lotion ini mudah menyerap di kulit, jadi tidak berminyak atau lengket. Ketiga produk body care ini mengandung Niaciamide, Kojid Acid, Glutathione dan Vitamin E fungsinya mencerahkan, melembabkan dan menutrisi kulit.

O, ya ketiga produk ini dapat digunakan oleh semua jenis kulit dan aman untuk ibu hamil dan menyusui, meskipun sebaiknya dikonsultasikan dengan dokter sebelum pemakaian.  Disarankan juga digunakan untuk usia 13 tahun ke atas.

Selain itu, produk ini ada label Not Tested On Animal. Jadi dalam proses penelitian pembuatan produk tidak menggunakan hewan sebagai subyek percobaan. Ada label BPOM yang disertai nomor registrasinya,  sehingga dapat dicek di web BPOM. Buat yang muslim juga lebih tenang karena ketiganya sudah dilengkapi label halal dari MUI (Majelis Ulama Indonesia).

Soal harga, Bodycare Scarleet masih konsisten dengan harga masing-masing produk Rp. 75.000,-. Untuk paket hematnya, teman-teman dapat membeli paket 5 produk seharga Rp. 300.000 sudah termasuk box exclusive dan free gift. Untuk informasi tempat pembelian, teman-teman dapat cek di link yang tertera di bio official Instagram @scarlett_whitening

Selasa, 23 November 2021

GLOWTENING SERUM SCARLETT UNTUK KULIT BERJERAWAT

 


"Selama kita masih hidup, masalah itu akan datang, akan pergi dan akan datang lagi. Begitu juga jerawat, dia datang, pergi dan datang lagi membawa teman"

Quote hari ini

 

Selama pandemi, masalah kulit saya di usia matang ini lebih sering jerawat yang datang dan pergi sesuka hati. Mungkin karena jerawat terlalu sering datang dan pergi, masalah kulit lain menjadi seakan kurang penting. Padahal saya juga pengen kulit glowing, tanpa ada jerawat dan nodanya plus tanpa kerut yang biasanya di usia ini sudah mengintai.

Akhir Oktober, saya dapat info kalau Scarlett punya produk serum baru yang klaimnya dapat membantu kulit menjadi glowing. Akhirnya tertarik mencoba lah, siapa sih yang gak mau kulit menjadi glowing.

Akhirnya di awal November, tibalah Glowtening Serum Scarlett. Pas banget di momen jerawat yang sudah pergi, datang kembali membawa teman-temannya. Duh, jadi maju mundur kan mencoba Glowtening Serum Scarlett. Akhirnya nanya-nanya dan ternyata infonya Glowtening Serum Scarlett ini aman untuk kulit wajah berjerawat. Ya sudahlah dicoba saja, kalau bertambah parah nanti bisa distop.

KEMASAN DAN TEKSTUR GLOWTENING SERUM SCARLETT

Glowtening Serum ini dikemas dalam botol yang bentuknya sama dengan serum pendahulunya. Botol kaca dengan aplikator droplet. Bentuknya mungil, dengan isi 15 ml sehingga mudah dibawa kemana-mana. Packagingnya tebal dan kokoh serta aplikator droplet membuat serum higenis saat akan digunakan . Yang membedakan kemasan dengan serum seri lain adalah warna botolnya putih susu dengan label kemasan berwarna pink.

Tekstur dari serum ini berbeda dengan seri Brightly Ever After dan Acne, Glowtening lebih kental dan berwarna putih susu, hampir seperti cream scarlett hanya saja lebih cair.


KANDUNGAN DAN MANFAAT GLOWTENING SERUM SCARLETT

Glowtening Serum mengandung tranexamide acid, calendula oil, olive oil, allantoin dan licorice extract yang diklaim memberikan berbagai manfaat untuk kulit, yaitu :

1.       Membantu mencerahkan kulit wajah

2.       Membantu membuat kulit menjadi lebih glowing

3.       Membantu memudarkan bekas-bekas jerawat

4.       Membantu membuat kulit menjadi sehat

5.       Menyamarkan garis-garis halus dan flex hitam pada wajah

6.       Menenangkan dan memperbaiki skin barrier.

Tranexamide acid dipercaya dapat mengatasi tanda penuaan di kulit.  Bahan ini melindungi kulit dari paparan sinar matahari dan bertindak sebagai agen hipegmentasi.

Cendula oil merupakan minyak yang diekstrak dari bunga marigold atau calendula yang berfungsi sebagai anti inflamasi, anti jamur, anti bakteri yang efektif untuk melawan jerawat dan masalah kulit lain seperti psoriasis, eczema, ruam dan luka.

Olive oil adalah minyak zaitun yang merupakan pelembab alami yang dapat melembabkan dan menghaluskan kulit.

Allantoin merupakan zat yang biasanya diekstrak dari tanaman komfrey yang bermanfaat untuk menyembuhkan dan menenangkan kulit.

Licorice extract berasal dari ekstrak akar manis yang melindungi kulit dengan cara memperkuat mekanisme pertahanan kulit. Bahan ini membantu meningkatkan produksi antioksidan dan meminimalkan kerusakan akibat sinar matahari.

Glowtening serum ini cocok untuk segala jenis kulit yaitu kulit normal, kering, kombinasi, berminyak, rentan jerawat dan kulit sensitive bahkan aman untuk ibu hamil dan menyusui, tetapi tetap dianjurkan untuk konsultasi dengan dokter kandungan terlebih dahulu.

Serum ini seperti produk Scarlett lainnya, bebas merkuri dan hidrokuinon dan teregristasi BPOM RI. Selain itu produk ini tidak menggunakan hewan sebagai subjek percobaan.


 PEMAKAIAN GLOWTENING SERUM SCARLETT

Glowtening Serum digunakan pagi dan malam sebelum menggunakan pelembab. Cukup 2-3 tetes untuk dioleskan di kulit wajah. Saat diaplikan ke kulit, serum dapat meresap dengan cepat dan tidak membuat kulit tampak berminyak. Wanginya seperti tanaman herbal dan tidak menyengat sih.

Saat saya pakai malam hari, keesokan harinya kulit tampak lembab dan kenyal. Untuk efek mencerahkan belum terlihat perbedaan yang jauh. Ini karena warna kulit saya cenderung terang.

Untuk dampak ke jerawatnya, jerawat tidak bertambah banyak, tapi juga tidak berkurang banyak. Setelah beberapa kali  pemakaian, ada 1 jerawat yang kemudian isinya bisa dikeluarkan. Tipe jerawat saya, berwarna merah dan ada isinya di dalam. Yang sering menjadi masalah, jerawat tidak tidak segera matang dan juga tidak kempes. Rasanya agak cenut-cenut.

Untuk sekarang sih mau meneruskan dulu sampai habis 1 botol, karena efek skincare kan baru terlihat setelah 6-8 minggu pemakaian. Sementara saya baru intens 1 minggu menggunakan serum ini

Produk Glowtening Serum dari Scarlett ini dibadrol dengan harga Rp. 75.000 sama seperti produk Facecare Scarlett lainnya.. Teman-teman yang ingin order bisa lewat link https://linktr.ee/scarlett_whitening

Teman-teman lain ada yang punya pengalaman menggunakan produk Scarlett juga?

Senin, 12 Juli 2021

Perjalanan Menyusui Ibu Bekerja

 


Sebelum jadi ibu, saya pikir mengganti popok adalah pekerjaan paling berat saat punya bayi. Ternyata perjuangan menyusui menjadi pengalaman paling berat bagi saya. Pekerjaan mengganti popok masih dapat digantikan oleh ayah atau anggota keluarga lain. Tapi menyusui menjadi tugas/kodrat ibu yang tidak dapat digantikan.

“Adekku tetap menyusui dan memberikan ASI pada anaknya setelah selesai cuti melahirkan”, cerita seorang teman kantor.

“Caranya gimana mba?. Ada penitipan anak di kantor dan dia dapat menyusui setiap beberapa jam?”, tanya saya.

“ASInya dia perah, disimpan di kulkas. Dia sampai sewa kulkas buat ASIP. Padahal awal menyusui putingnya datar”, jelas teman sekantor.

Cerita tersebut menginspirasi saya untuk bertekad memberikan ASI untuk anak-anak saya kelak. Makanya saat hamil, saya giat mencari informasi tentang menyusui untuk persiapan saat bayi sudah lahir. Cari yang terpercaya, salah satunya bisa cek ibupedia misalnya artikel 9 Tips Ampuh Melancarkan ASI untuk Ibu Menyusui

Bergabung di Komunitas Ibu Menyusui

Facebook merupakan salah satu tempat saya memperoleh informasi menyusui. Awalnya saya membaca postingan beberapa teman tentang menyusui. Informasi itu kemudian saya telusuri hingga akhirnya saya bertemu dan memutuskan untuk bergabung di beberapa komunitas menyusui.

Keputusan saya tepat, dari komunitas tersebut saya memperoleh informasi yang tepat mulai dari IMD (Inisiasi Menyusui Dini), pelekatan saat menyusui, indikasi kecukupan asi, growth spurt, manajeman ASIP, LDR atau Let-down reflex dan informasi lainnya, termasuk informasi MPASI atau makanan pendamping asi. 

Anggota komunitas juga dapat berbagi cerita di sana dengan mengikuti aturan group. Cerita dan pengalaman tersebut memberi gambaran tentang lika liku menyusui.

Meminta Dukungan Keluarga

Tugas atau kodrat ibu selain melahirkan adalah menyusui, namun keberhasilan menyusui diperoleh juga dari dukungan keluarga, terutama untuk ibu bekerja. Makanya, saat saya memutuskan untuk memilih ASI untuk anak saya, keputusan itu saya sampaikan kepada suami dan kedua orang tua. Saat itu saya memang masih serumah dengan orang tua, dan suami pun memang bekerja di luar kota dan pulang seminggu 2 kali.

“Kalau ayah terserah mama saja. Kan mama yang tugasnya menyusui Fatih. Kesuksesan itu bergantung mama” jawab suami mendengar keputusan saya.

Wow, tidak semudah itu Ferguso. Kodrat ibu memang menyusui, tapi tidak otomatis setiap ibu dapat menyusui. Ibu butuh belajar, waktu dan tenaga untuk kesuksesan itu. Selain itu, ibu bekerja membutuhkan bantuan orang lain saat memberikan ASIP.

Dukungan keluarga juga dibutuhkan agar memiliki visi dan misi yang sama, sehingga kedepannya tidak timbul pertanyaan dan konflik mengenai pengasuhan bayi.

Menyiapkan Peralatan Tempur

Saat keluarga sudah meng’iya’kan keputusan saya, menyiapkan peralatan tempur menjadi langkah selanjutnya. Peralatan tempur itu diantaranya alat steril botol, botol kaca untuk menyimpan ASIP serta cooler bag atau tas penyimpan ASI. Saya memutuskan untuk menggunakan tangan sebagai pemerah ASI. Cerita teman kantor kalau adiknya tidak cocok menggunakan alat pompa ASI menjadi alasan terkuat, selain lebih praktis dan higenis saat menggunakan tangan. Cukup mencuci tangan dengan sabun sebelum dan sesudahnya.

Untuk peralatan itu semua, saya hanya mengeluarkan uang kurang lebih seratus ribu rupiah. Semua itu, karena alat steril botol pinjam dari adik dan cooler bag hadiah dari teman hahaha. Jadi hanya perlu membeli botol kaca sejumlah 30 buah.

Untuk pemberian ASIP saya belum mampu mengikuti saran dari WHO dan AIMI, tidak menggunakan media dot. Dot dapat meningkatkan resiko bingung puting untuk bayi. Kejadian bingung puting dialami oleh Fatih saat baru lahir hingga usia 11 hari dan Fattah, saat usia 8 bulan. Namun menggunakan media lain belum berhasil dilakukan.

Mencari Rumah Sakit Pro ASI

Kala itu, tidak semua rumah sakit pro ASI. Poster berisi gambar dan informasi tentang pentingnya ASI yang terpampang di dinding rumah sakit, tidak serta menjadikan rumah sakit tersebut pro ASI. Rawat gabung ibu dan bayi harus berdasarkan permintaan ibu dan keluarga. Saat ASI belum keluar di hari pertama sampai ketiga, pemberian susu formula melalui media dot. Bahkan beberapa kali perawat menawarkan untuk bayi berada di ruang perawatan, alih-alih satu kamar dengan ibunya.

“Ibu gak capek dan sakit menyusui sambil miring seperti itu?”, tanya seorang perawat saat melihat saya menyusui setelah operasi sesar.

“Memangnya kenapa mba?” tanya saya.

“Maksud saya biar adeknya di ruang perawatan saja, jadi ibu bisa beristirahat” jelasnya.

“Ah, gak dibuat menyusui saja, bekas jahitannya sakit mba. Sama saja” jawab saya sambil tersenyum.

Rawat gabung mengharuskan pendamping ibu untuk mandiri mengurus bayi. Kelahiran anak pertama, saya gagal rawat gabung dan ASI Eksklusif, karena suami masih takut memegang bayi dan saya pun belum luwes menyusui. Sedang anak kedua, saya berhasil rawat gabung dan ASI Ekslusif, karena suami sudah percaya diri dan saya sudah pengalaman menyusui.

Ilmu dan Praktik Kadang Tak Sejalan

Sebelum buah hati lahir, saya sudah tahu bahwa menyusui itu tidak gampang. Setelah anak pertama lahir, ternyata menyusui terasa sangat berat. Saya sudah baca informasi tentang pelekatan saat menyusui, growth spurt, mengurut payudara, mastitis dan lainnya. Tapi pengalaman yang minim membuat saya baru berhasil menyusui Fatih di hari ke 11.

Kurangnya ilmu juga menyebabkan payudara saya membengkak di hari kedua setelah melahirkan. Saya mengalami nightmare saat Fatih growth spurt dan mengajak begadang hingga seminggu. Saya berkejaran dengan persedian ASIP di kulkas karena supply dan demand tidak sebanding. Hingga Fattah, anak kedua mengalami bingung puting di usia 8 bulan karena penggunaan dot.

Untuk semua rintangan yang saya hadapi, slogan saya “menjadi ibu bekerja dan tetap menyusui merupakan pilihan saya”. Pilihan ini membuat saya tetap bersikukuh untuk menyusui meski harus belajar dan bekerja keras untuk menyelesaikan rintangannya.

Meski harus menangis, menahan sakit dan lelahnya, saya berusaha agar Fatih mau menyusui dan terbayar di hari ke 11. Saya tetap memerah ASI meski di kantor atau pun di rumah saat malam dan dini hari demi persediaan ASIP untuk buah hati. Saya tetap berusaha menahan kantuk, lelah dan emosi saat mereka growth spurt. Saya kembali berjuang saat Fattah mengalami bingung puting dengan memilih siang hari pulang ke rumah untuk menyusui demi mendapatkan bonding menyusui. Terakhir saya abaikan omongan negatif orang melihat perilaku keras kepala saya agar tetap memberikan ASI.

Alhamdulillah, meski bekerja, saya tetap dapat memberikan ASI untuk kedua buah hati saya hingga usia 2 tahun lebih dan menyapihnya dengan cinta. Pengalaman menyusui ini saya ikutkan lomba Share Your Parenting Story yang diadakan Ibupedia. Yuk ikutan dan ceritakan kisahmu.



Minggu, 07 Maret 2021

RANGKAIAN FACE CARE SCARLETT UNTUK KULIT BERMINYAK, BERJERAWAT DAN MENCERAHKAN KULIT

 


Pernah gak sih, kondisi kulit wajah teman-teman berubah? Dulu awal pakai produk perawatan wajah, saat SMA, kondisi kulit saya kering. Beberapa kali kulit mengelupas dan tampak ada garis tawa di samping bibir. Waktu remaja saya jarang sekali berjerawat. Makanya saya memilih rangkaian produk untuk kulit kering.

Setelah lulus kuliah S1 kondisi muka malah berubah berminyak. Jerawat-jerawat pada waktu tertentu muncul dan beberapa kali muncul cukup banyak, sama seperti saat ini. Sudah lebih dari 1 bulan, jerawat muncul di wajah. Kondisi sekarang sudah agak lebih baik. Jerawat-jerawat yang besar sudah mongering, meski bekas noda di wajah masih belum hilang. Makanya sekarang ini produk perawatan wajah yang ada di rumah, sebagian besar untuk kulit berminyak dan berjerawat.

Nah, pas cek IG @scarlett_whitening ternyata ada produk face care terbaru. Ada Scarlett Acne Day dan Night Cream untuk kulit berminyak dan berjerawat. Pas banget nih, belum punya day dan night cream untuk kulit berjerawat.

Scarlett Acne Day dan Night Cream


Rupanya Scarlett konsisten mengusung warna pink dan ungu untuk produknya. Sama seperti serum yang kemarin sudah saya review, Scarlett Acne Day dan Night Cream ini keduanya dikemas dalam jar warna ungu yang cantik. Bedanya, Scarlett Acne Day Cream, ada warna perpaduan warna putih sementara Scarlett Acne Night Cream dikemas dengan warna ungu yang cenderung tua.

Jar yang digunakan berbahan kaca yang tebal dan kokoh. Tutup terbuat dari bahan plastik dan berwarna putih. Diantara jar dan tutup ada penutup cream berwarna putih, mungkin untuk menghindari cream menempel di tutup. 

Saat tutup dibuka tercium bau jahe atau ginseng, meski saat dioleskan buat saya sih tidak mengganggu. Warna cream ini putih susu, tekstur agak kental namun ringan saat oleskan ke muka. Cukup mudah meresap dan terasa lembab di kulit.  Memang manfaat Scarlett Acne Day Cream ini melembabkan dan menghidrasi kulit, menyamarkan pori-pori dan garis halus pada wajah. Tentunya karena diperuntukkan untuk kulit berjerawat, cream ini juga membantu peradangan jerawat dan menyembuhkan jerawat.

Manfaat Scarlett Acne ini diperoleh dari kandungan bahannya yaitu double Action Salycilic Acid, Squelene Natural, Hexapeptide-8, Vitamin C alami, Triceramide dan Aqua Peptide Glow pada Scarlett Acne Day Cream. Sementara Scarlett Acne Day Cream tidak ada kandungan Salycilic Acid melainkan diganti dengan kandungan CM Acnatu dan Poreway.


 O, ya untuk memperoleh hasil lebih maksimal, gunakan Scarlett Acne Cream bersama dengan Scarlett Acne Serum. Jangan lupa setelahnya gunakan tabir surya untuk melindungi dari pengaruh buruk sinar matahari.

Scarlett Brightly Ever After Day dan Night Cream


Selain Acne Day dan Night Cream, Scarlett juga meluncurkan seri Brightly Ever After Day dan Night Cream. Brightly Ever After Day dan Night Cream hampir sama dengan Seri Acne Day dan Night Cream, yang membedakan hanya warnanya pink tua untuk Night Cream dan perpaduan pink dan putih untuk Day Cream.

Ukuran jarnya juga sama tidak terlalu besar dan tidak terlalu kecil, 20 gram. Menurut saya ini pas, sehingga tidak terlalu lama habisnya dan tidak mubazir kalau ingin berganti cream sesuai dengan kebutuhan kulit.

Saya simpan Scarlett Brightly Ever After Day dan Night Cream ini untuk saya gunakan setelah seri Acne Cream habis atau kulit sudah tidak berjerawat. Kenapa saya merencanakan untuk menggunakan nanti setelah Acne Cream? Ya karena manfaat cream ini diantaranya adalah membantu mencerahkan kulit dan memudarkan bekas jerawat. Banyak banget flek-flek hitam, bekas jerawat di kulit muka saya.

Selain itu, kedua cream ini dapat meningkatkan kelembaban, elastisitas kulit, menyamarkan pori-pori dan garis halus serta mengencangkan kulit wajah. Jadi kedua cream ini memiliki anti oksidan dan anti aging, cocok untuk membuat kulitmu tampil lebih baik dan glowing.

Manfaat Brightly Ever After Cream ini didapat dari kandungan Glutathione, rainbow algae, Hexapeptide-8, minyak rosehip, poreaway, Triceramide, Purefix DC, dan Aqua Peptide Glow untuk Brightly Ever After Day Cream. Sementara Brightly Ever After Night Cream diperkaya dengan Glutathione, Niacinamide, vitamin C alami, Hexapeptide-8, poreaway, green caviar, dan Aqua Peptide Glow.

Jangan lupa, gunakan Scarlett Brightly Ever After Day dan Night Cream setelah pemakaian Brightly Ever After Serum agar hasil lebih optimal.

O, ya sama dengan rangkaian produk bodycare dan serum yang sebelumnya pernah saya review, Scarlett Whitening Cream ini sudah terdaftar BPOM dan teruji bebas Merkuri dan Hydroquinon. Beberapa waktu lalu, saya sempat menonton review Scarlett Whitening dari dokter Richard Lee , sempat deg-degan juga, alhamdulillah dinyatakan bebas merkuri dan Hydroquinon.

Teman-teman yang ingin mencoba rangkaian produk facecare dari Scarlett Whitening dapat membeli dengan harga Rp.75.000 per produk. Untuk produknya sendiri dapat order melalui whatsapp (0877-0035-3000) atau line (@scarlett_whitening) atau seperti saya yang lebih suka berbelanja lewat marketplace, bisa melalui Shopee Mall di official store @Scarlett Whitening.

Selasa, 02 Maret 2021

Menyesuaikan Diri Di Tengah Pandemi Dengan Berbelanja Online di ISC

 


Satu tahun sudah pandemi melanda. Maret 2020, seketika hampir seluruh wilayah Indonesia menutup pusat keramaian. Sekolah tutup, pusat perbelanjaan ditutup sementara, kantor sebagian besar  menerapkan sistem WFH untuk pegawainya.

Awal pandemi tentu hampir semuanya gagap dan tak siap. Sebagian besar tak menyangka bahwa efek pandemi begitu besar. Banyak rencana yang tertunda atau bahkan tidak jadi dijalankan.

Semuanya dipaksa untuk berubah dan menyesuaikan diri saat berhadapan dengan pandemi. Saya pun mau tidak mau harus berubah dan menyesuaikan diri dengan keadaan. Beberapa perubahan yang saya lakukan di masa pandemi, diantaranya :

  • Lebih memperhatikan kesehatan

Buah sejak dulu memang menjadi makanan yang sering tersedia di rumah, tapi madu, jahe, vitamin dan obat-obatan untuk meningkatkan kekebalan tubuh hanya sesekali saya konsumsi. Sekarang semua tersedia dan sering saya konsumsi, terutama madu yang rutin diminum setiap hari.

Saat pandemi saya pun berusaha untuk lebih banyak bergerak , belajar mengkonsumsi sayur mentah dan mengurangi tepung serta gorengan.

Masker dan cairan hand sanitizer menjadi barang wajib saat akan bepergian. Selain itu saya memilih untuk ijin tidak masuk kerja seandainya badan mulai terasa tidak enak atau sakit, demi menjaga kesehatan banyak orang.

  • Mengurangi aktifitas keluar rumah

Awal pandemi saya benar-benar tidak keluar rumah. Kantor WFH, sekolah libur, hanya suami saya saja yang masih keluar rumah. Anak-anak jelas bosan, biasanya saya siasati dengan mengajak mereka jalan-jalan keliling kota dengan mobil. Ya hanya berkeliling saja tanpa turun.

Kalau sekarang, kantor masih tetap masuk, sekolah tetap libur. Kegiatan di luar rumah saya batasi dan memperhatikan kondisi dan mematuhi prokes. Untuk makan atau jalan-jalan keluar, kami melihat kondisi. Keramaian dihindari dan lebih memilih untuk membungkus makanan.

  • Serba online

Kondisi pandemi membuat kita semua membatasi kegiatan berkumpul dan tatap muka langsung. Urusan pekerjaan lebih sering oline. Mulai dari perkuliahan di kampus , kegiatan-kegiatan di kampus, bahkan rapat kantor juga seringkali online.

Anak-anak juga sering belajar online, memang tidak tiap hari bertemu online dengan gurunya. Tapi secara berkala ada jadwal tatap maya.

Urusan belanja pun sejak sebelum pandemi saya sudah kerap berbelanja online, lebih murah, hemat waktu dan dapat dilakukan di segala waktu.  Di masa pandemi seperti ini belanja online menjadi pilihan yang paling aman. Kita tidak perlu datang ke pusat perbelanjaan, yang lebih beresiko penularan virus.

Berkenalan dengan Indo Supply Chain (ISC)


Nah bicara tentang belanja online, sekarang ada web dan aplikasi Indo Supply Chain (ISC) yang menyediakan berbagai kebutuhan dasar. Uniknya di ISC tidak hanya sekedar belanja berbagai kebutuhan dasar tetapi juga mendapat manfaat tambahan lain.

PT Indo Supply Chain (ISC) adalah perusahaan yang menyediakan berbagai kebutuhan dasar melalui metode penjualan langsung. Hampir sama dengan model MLM, kita tidak hanya sekedar berbelanja tetapi juga mendapat perolehan tambahan penghasilan.

Asiknya lagi untuk bergabung menjadi mitra ISC tidak membutuhkan modal. Slogan ISC adalah bisnis tanpa modal. Untuk menjadi mitra ISC, tidak membutuhkan biaya pendaftaran dan berlaku seumur hidup. Selain itu keanggotaan dapat diwariskan. Cukup dengan minimal belanja sebesar Rp 95.000,-/bulan kita akan mendapatkan komisi 1% dari harga produk sebelum PPn.

Oya, berbelanja di ISC artinya membantu kehidupan dan perkembangan UMKM  di Indonesia. ISC memang bekerjasama dengan puluhan UMKM sebagai penyedia produk ISC yang tersebar di pulau Jawa dan Bali. Makanya produknya diberi merk Gotong Royong.

ISC juga menyediakan fitur berdonasi yang bekerjasama dengan WeCare yang menggalang dan menyalurkan dana untuk masyarakat yang tidak terjangkau oleh layanan kesehatan.

Cus, teman-teman yang tertarik bergabung bisa langsung regristasi ke laman web Indo Supply Chain atau bisa dowonload aplikasi ISC. Berbelanja sambil bergotong royong membantu UMKM di Indonesia. 

 Tulisan ini disertakan pada Blogging Competition Indo Supply Chain bersama komunitas blogger Gandjel Rel


 

Blog Design by Handdriati