Kamis, 02 Februari 2017

Mengenal Karpet Lantai Vinyl Anti Bakteri



[Placement Article]

“Mi, lantai kamarmu gak dipasang ubin?” tanya saya pada adik di Semarang saat melihat ruangan kamarnya yang hanya di semen.

“Khusus kamarku rencana mau kupasang vinyl” jelasnya saat saya berkunjung ke rumahnya yang usai di renovasi.

Apa sih lantai vinyl itu?

Lantai Vinyl merupakan salah satu jenis pelapis lantai yang terbuat dari bahan dasar PVC. Penggunaan lantai rumah sakit harus memiliki spesifikasi khusus yaitu mengandung formaldehida yag sudah terstandarisasi internasional. Sehingga salah satu jenis lantai vinyl yang wajib diaplikasikan pada dunia kesehatan khususnya rumah sakit adalah lantai vinyl anti bakteri. Adapun alasan mengapa lantai vinyl anti bakteri ini wajib dipasang pada setiap rumah sakit khususnya ruang operasi diantaranya :

1. Bebas Bakteri

Lantai vinyl anti bakteri tergolong dalam lantai vinyl khusus, dimana lapisan atasnya dilapisi dengan anti bakteri dan anti kimia. Hal ini berfungsi untuk menjaga ruangan operasi tetap dalam kondisi steril dan bebas bakteri. Bagaimanapun ruangan operasi harus aman dan steril dari berbagai macam bakteri yang dapat mengganggu organ dalam saat operasi. 


2. Harga Ekonomis

Umumnya lantai vinyl dibagi menjadi dua yaitu heterogeneous dan homogeneous. Vinyl hetrogeneous umumnya memiliki harga jual lantai vinyl yang ekonomis bila dibandingkan dengan homogeneous. Vinyl hetrogeneous memiliki lapisan anti bakteri hanya pada bagian permukaannya saja namun pada bagian bawah vinyl ini menggunakan bahan campuran karet dan PVC. Vinyl hetrogeneous cenderung susah dibersihkan dari noda darah karena sifatnya yang dapat menyerap noda.


Sedangkan vinyl homogeneous memiliki struktur lebih kuat dibandingkan tipe heterogeneous. Vinyl homogenous memiliki lapisan anti bakteri yang utuh mulai dari permukaan sampai dengan bagian dasar vinyl. Sehingga jika lapisan atas lantai vinyl terkelupas atau rusak, vinyl masih terlindung dari bakteri dan kimia. Lantai vinyl ini juga tahan terhadap noda sehingga mudah dibersihkan. Dengan berbagai alasan tersebut tentu harga jual lantai vinyl homogeneous lebih mahal dibandingkan heterogeneous.
Namun dalam segi harga perawatan, antara lantai vinyl dengan lantai ubin tentu lebih murah dan tahan lama lantai vinyl.

3. Pemasangan Mudah

Selain harga jual lantai vinyl yang murah dibandingkan ubin. Pemasangannya pun mudah. Tidak perlu mennggunakan semen layaknya memasang ubin. Cukup lepas bagian bawahnya dan tempel pada lantai. Usahakan untuk menutup celah - celah potongan dengan karet khusus agar tidak ada celah debu yang terselip ke dalam celah lantai.

Jadi ada yang berminat pasang lantai vinyl seperti adik saya?

Penawaran Kipas Angin Terbaik dan Murah dari MatahariMall


[Placement Article]

Berbelanja online sekarang semakin mudah sejak kita bisa mengandalkan MatahariMall. Lihat saja koleksi kipas angin di www.mataharimall.com. Pilihannya sangat variatif dan menarik sehingga kita leluasa memilih yang sesuai dengan kebutuhan. Bahkan banyak pula kipas angin yang harganya tak sampai seratus ribu rupiah.

Ingin tahu jenis kipas angin apa saja yang harganya terjangkau dan bisa segera kita pesan di MatahariMall? Inilah ulasannya!

Kipas Angin Mini SerenaStore

Kipas angin mini yang satu ini sangat cocok untuk kita yang beraktivitas di depan laptop atau PC. Karena kipas angin ini memiliki USB port yang bisa dicolokkan ke laptop atau PC yang sedang menyala. Lebih hebatnya lagi, kipas angin seharga 35 ribu ini juga memilik teknologi ultra quiet. Sehingga kita tidak akan merasa terganggu oleh bunyi bising yang ditimbulkan.

Kipas Angin Maximo Rechargeable

Kalau ingin kipas angin mini yang bisa di-charge, maka pilihannya tentu saja kipas angin Maximo. Dengan fitur baterai berkapasitas 18.000 mAh yang dapat di-charge, kita tak perlu khawatir kipas angin tersebut akan mudah low bat. Ada 3 pilihan level hembusan angin yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan. Ukurannya yang hanya berdiameter 14 cm membuat kipas angin ini mudah ditempatkan di mana saja dan tidak menimbulkan kesan sempit. Harganya pun sangat bersahabat, cuma 40 ribu rupiah saja.

Kipas Angin Stitchi

Masih berupa kipas angin yang baterainya dapat di-charge, kali ini MatahariMall juga punya kipas angin merek Stitchi dengan pilihan warna yang beragam. Baterai berkapasitas 18.650 mAh juga dapat berfungsi sebagai power bank karena ada fitur lain berupa port USB. Kipas angin seharga 42 ribu ini akan melengkapi kebutuhan kita di rumah, kantor, atau tempat lainnya karena bentuknya sangat mungil dan praktis.

New AC Mini Double Blower

Variasi kipas angin yang satu ini punya tampilan menarik dengan 2 blower. Warna-warna yang cerah akan menyempurnakan interior rumah. Selain itu, ada slot khusus didalamnya yang dapat digunakan untuk menyimpan pewangi ruangan atau es batu. Semilir angin sejuk pun akan membuat suasana di dalam ruangan semakin nyaman. Semua bisa kita rasakan hanya dengan membayar 68 ribu rupiah untuk setiap unit kipas angin.

Keempat varian kipas angin tersebut memang sangat menarik, ya. Jangan sampai kita kehabisan persediaan ketika hendak memesan. Mari pesan sekarang juga agar kita masih bisa mendapatkan penawaran harga terbaik di MatahariMall.

Selasa, 17 Januari 2017

TAK MENYESAL DENGAN DAPUR KECIL


Salah satu sudut rumah yang merupakan wilayahnya perempuan adalah DAPUR. Pengalaman saya, bagian dapur merupakan wewenang saya untuk mengaturnya. Saat pembangunan rumah, suami selalu menyebut dengan sebutan Dapur Mama. “ Ma, dapurmu mau didesain seperti apa? Paduan warnanya apa? Ma, dapurmu harusnya diberi penghisap asap”.

Khusus dapur, suami selalu menunjukkan pemilik dapur adalah saya. Bagian rumah lain, milik bersama. Syukurlah, dia tak punya kepemilikan atas salah satu ruangan di rumah kami..hahaha.

Setahun setelah kami dibuatkan desain rumah, saya bertekad untuk membangun rumah dengan dana seadanya. Saat pembangunan rumah, suami sempat berfikir untuk merubah letak dapur, “ Ma, dapurmu kayaknya kecil deh. Gimana kalau dapurnya diletakkan di belakang rumah? Dapur diganti dengan kamar mandi saja”.

Saya yang sudah lelah menunggu rumah yang tak kunjung kelar ditambah harus memikirkan tambahan biaya lagi jelas menolak. “Gak usahlah, sesuai desain saja. Lagian aku jarang masak kok. Gak perlu besar. Nanti ruang makan bisa juga digunakan buat aktivitas dapur”, alasan saya.

Dan, saya bersyukur banget saat itu menolak ide suami. Saya tak menyesal dengan keputusan saya memilih dapur kecil.

SESUAI DENGAN KEBUTUHAN

Bagi saya, ukuran dapur yang 2,5 m x 1,8 m sesuai dengan kebutuhan ibu bekerja seperti saya. Saya biasanya masak di pagi hari dan sore hari. Itu pun hanya masakan sederhana. Masak lengkap biasanya di hari Sabtu dan Minggu, saat suami dan saya libur, Fatih tidak sekolah serta Fattah di rumah.

Persediaan bahan mentah pun tak banyak. Berdasarkan pengalaman, saya beberapa kali terpaksa membuang bahan mentah bahkan masakan. Makanya saya tidak membutuhkan tempat yang besar untuk menyimpan bahan makanan dan peralatan masak. Wong ya jarang masak dan anggota keluarga hanya  4.

Meja dapur untuk kompor dan bak cuci piring

COCOK DENGAN KEPRIBADIAN

Kepribadian saya fungsional dan praktis. Memiliki dapur besar malah sia-sia. Dapur kecil saya, hanya berisi meja kompor dan bak cuci piring. Meja dapur yang minimalis cocok untuk kepribadian berantakan fleksibel saya.

Terbatasnya luas meja dapur, membuat saya tak lagi menaruh barang sembarangan. Setelah selesai menggunakan garam, tepung, gula atau bahan lain, saya segera meletakkan barang-barang tersebut pada tempatnya. Yah, soalnya tak ada tempat untu meletakkan barang-barang di atas meja. Bisa berjatuhan kalau dibiarkan di atas meja dapur..hihihi.

Bak cuci piring yang berukuran sedang pun membuat saya tak membiarkan peralatan makan menumpuk terlalu lama. Lah, gak bakal cukup kan. Mau gak mau, saya segera mencuci peralatan masak dan makan begitu bak cuci piring penuh.

Sungguh, seandainya meja dapur saya luas dan bak cuci piring besar, pasti banyak barang ‘pating telecek’. *cari kamus bahasa Jawa

HEMAT WAKTU & TENAGA

Punya dapur kecil sangat menghemat waktu dan tenaga. Ruangan rumah yang menurut saya paling cepat kotor kan dapur. Baru dibersihkan, dipakai masak pasti kotor lagi. Kecipratan minyak atau air dari keran. Belum kulit atau potongan bahan makanan yang berjatuhan menambah semrawut dapur.

Status saya sebagai mama duo balita yang bekerja serta tak punya ART tentunya harus mengatur waktu dan tenaga. Punya dapur yang besar jelas menghabiskan waktu dan tenaga untuk membersihkan. Padahal membersihkan dapur, tidak seperti ruangan lain yang bisa ditunda. Selain menyapu dan mengepel lantai, kompor, meja dapur, bak cuci piring dan kitchen set juga harus dibersihkan.

Abaikan barang-barang di anak tangga, sungguh karena tak punya meja makan

Oya, dapur saya berada di bawah tangga. Jadi saya juga memanfatkan ruang di bawah tangga sebagai almari dan tempat kulkas. Anak tangga juga saya manfaatkan untuk meletakkan, peralatan dapur yang sudah digunakan, bahan makanan atau masakan sementara. Eh, tapi tangga saya jarang buat sliwar sliwer kok. Itu pun karena saya belum punya meja makan *mohon doakan meja makan segera terealisasi. Jadi tidak layak untuk ditiru.

Saya juga ada tips untuk menjaga kitchen set lebih awet. Sediakan lap di sekitar meja dapur. Kotoran berupa cairan sering banget terjadi di dapur. Entah cipratan minyak, air dari keran atau tumpahan dari bahan masakan. Kalau dibiarkan bisa mengenai almari kitchen set. Pengalaman saya, almari jadi melembung kecil-kecil.

Sebenarnya inti saya memilih dapur kecil karena aktivitas di dapur tidak banyak. Selain itu ya, karena saya malas kalau harus membersihkan dapur yang luas. Iyo, intine mung MALAS..hahaha.

Kamis, 29 Desember 2016

RESOLUSIKU 2017, GEGARA GIVE AWAY


Seminggu yang lalu, saya dapat info di WA group Gandjel Rel dan IIDN Semarang kalau Mbak Hidayah Sulistyowati yang biasa dipanggil mbak Wati mau mengadakan GA (Give Away). Selaku orang yang mengenal kebaikan mbak Wati, terbersit keinginan untuk partisipasi. Sekalian update blog, yang sudah penuh dengan sarang laba-laba.

Tapi begitu baca temanya, saya langsung blank, berasa kosong gak ada ide gitu. Temanya sih cocok dengan akhir tahun, #Resolusiku2017, cuma hingga di penghujung tahun 2016, saya belum terpikir resolusi di tahun depan. Tahu diri, saya memilih kembali melewatkan kompetisi GA, “wis ah, kembali ke laptop garap kerjaan kantor”.

Jumat, 23 Desember 2016

TIPS MENYETRIKA YANG BAIK DAN BENAR


[Placement Article]

Pekerjaan yang paling saya hindari adalah menyetrika. Eh, tapi bukan berarti saya gak pernah menyetrika. Jaman mahasiswa mau gak mau kan setrika pakaian. Iya, menyetrika pakaian saat pakaian yang licin di lemari habis…huahaha.

Ya, saya gak mau tampak kusut lah. Masak muka dah kinclong, tapi pakaian dan jilbab kusut. Memiliki penampilan yang rapih tentu merupakan dambaan semua orang, makanya menyetrika pakaian tidak bisa dilakukan asal-asalan. Menyetrika pakaian secara tidak tepat atau sembarangan justru akan membuat pakaian terlihat lebih berantakan. Nah, untuk menghindari kerusakan pakaian, beberapa hal perlu diperhatikan agar pakaian tidak berakhir rusak atau bolong nantinya.

Selasa, 06 Desember 2016

MENUJU PELAYANAN PRIMA


Beberapa bulan ini, saya merasa waktu cepat berlalu. Masuk kantor pukul 08.00 WIB eh, gak terasa waktu sudah menunjukan pukul 15.00 WIB. Padahal pekerjaan kantor masih ada yang harus diselesaikan.

Beberapa kali saya membawa pekerjaan kantor ke rumah. Melanjutkan pekerjaan saat anak sudah tertidur. Tidak setiap hari sih seperti itu, tapi rasanya seperti tidak ada waktu bersantai *halah kerja kok santai.

Efek kesibukan kantor membuat saya kurang aktif ngeblog *golek kambing hitam. Selain itu, waktu bersama duo F menjadi berkurang. Kadang saya tak bisa menjemput Fatih di sekolah. Bahkan, saat sore sepulang kerja, saya tak ikut menjemput duo F di rumah eyangnya.

Blog Design by Handdriati