Senin, 27 Maret 2017

NGETREK DENGAN DUO F KE KEDUNG GENDER COLO


Fatih beraksi, sementara Mama membakar kalori

Ada 2 hal yang paling disukai duo F. Mainan dan jalan-jalan. Apalagi kalau 2 hal tadi digabung, jalan-jalan terus beli mainan *elus-elus dompet.

Saat usia mereka di bawah 1 tahun, saya pilih mainan bayi yang aman meski harganya agak mahal. Daya tahan tubuhnya kan masih lemah. Lagi jarang juga sih belikan mereka mainan. Mereka belum paham, jadi jarang minta dibelikan mainan. Setelah agak besar, terutama Fatih, frekuensi permintaan beli mainannya meningkat. Jadi mulai saya batasi baik dari jumlah dan harga. Menyesuaikan isi kantong lah. Sekalian Fatih belajar mengendalikan keinginan.

Jalan-jalan = Passion

Sejak usia di bawah 1 tahun sampai sekarang, mendengar kata jalan-jalan mereka akan bersorak,”horay”.  Fatih aja, di rumah rewel karena pilek, eh diajak ke dokter naik motor langsung ceria. Sedang Fattah, begitu lihat ada keluarga yang mau keluar rumah pasti minta ikut. Fattah gak perduli meski Mama dan Ayahnya gak ikut.

Mengenal rasa air gunung
Jalan-jalan bagi saya seperti passion. Kemudian menjadi kegiatan wajib di hari libur atau saat ada waktu luang. Gak harus mahal. Dana terbatas pun bisa kok jalan-jalan. Misalnya ke taman dan jangan lupa bawa bekal..hihihi.

Jalan-jalan Irit = Ke Gunung

Seperti hari Minggu 22 Januari 2017, Ayah duo F mengajak jalan-jalan ke Kedung Gender Colo sekalian liputan kegiatan di sana. Hari Minggu memang bukan jatah libur Ayah. Makanya kalau keadaan memungkinkan, biasanya Ayah meliput sekalian mengajak jalan-jalan keluarga.

Saya sih oke-oke saja. Beberapa kali destinasi kami daerah pegunungan. Biar Fatih dan Fattah mengenal daerah pegunungan. Gak kuper seperti Mamahnya, umur 26 baru naik gunung, eh bukit ding.

Gaya anak masa kini
Apalagi, jalan-jalan ke gunung, irit di ongkos. Lah gunung Muria dari rumah saya sekitar 30 menit. Perjalanan ke sana pun ditempuh dengan motor. Untuk menghemat lagi, saya bawa bekal nasi dan telur ceplok dari rumah. Benar saja, berhenti sebentar di tambal ban, duo F langsung minta makan.

Kedung Gender sebenarnya bukan air terjun baru bagi warga di Colo. Tapi baru terkenal setengah tahunan ini. Gara-garanya apa coba? Gara-gara ada yang upload foto di sosmed. Biasalah jadi viral.

Lokasinya berada di Dukuh Waringin Kecamatan Dawe. Sebagian besar orang lewat dukuh Waringin menuju Kedung Gender. Tapi Ayah duo F karena baru pertama kali dan belum mengenal medan mengajak kami lewat dukuh Ceglik desa Japan. Infonya sih dari temannya yang kegiatannya akan diliput. Katanya lebih cepat sampai.
Jalan-jalan atau Ngetrek?

Wow, begitu melihat medannya, “Ini sih bukan jalan-jalan, tapi ngetrek". Jalannya luar biasa. Terjal dan curam dengan kemiringan hampir 45 derajat. Saya dan Ayah sih jaman masih temanan sering lewat jalan seperti itu. Tapi ini bawa anak usia 2 tahunan yang nekatnya gak ketulungan.

Capeknya kayak gini, sampai rumah gak kurus juga
Selama perjalanan ke Kedung Gender Fattah gak mau digendong Ayah. Bahkan sama saya pun kadang gak mau digendong. Malah mau pegang bambu sendiri. Alhasil saya ngos-ngosan gendong, gandeng dan menjaga Fattah agar tidak tergelincir.

Sementara Fatih masih diyakinkan untuk lebih berani saat menuruni jalan terjal. Sesekali digendong atau cuma di gandeng.

Alhamdulillah sih, sampai juga ke Kedung Gender. Fatih dan Ayah langsung beraksi di lokasi. Fatih beraksi main air, sementara Ayah ambil gambar.

Saya menemani Fattah yang masih takut dengan air. Katanya sih minta pipis, tapi tidak ada toilet di sekitarnya. Maklum obyek wisata baru. Fasilitasnya masih minimalis.

Tujuan saya ke Kedung Gender selain memperkenalkan daerah pegunungan, juga membiasakan duo F kena air dingin. Fatih sudah agak lumayan mau mencerburkan diri di air. Fattah yang masih kayak kucing takut dimandikan.

Setelah dia bermain lempar batu di  sungai, akhirnya Fattah mau juga menceburkan kaki di air dan bermain ciprat-cipratan. Apalagi setelah didatangi Fatih.

Akhirnya mau 'nyempung' juga
Saran saya sih, buat teman-teman yang mau ke sana dan bawa anak kecil, sebaiknya lewat Dukuh Waringin. Kalau bersama teman-teman yang seusia, lewat Desa Japan lebih cepat. Jaraknya cuma 700 meter.

Untuk mencapai ke sana, ada petunjuknya. Kalau membawa motor atau mobil bisa dititipkan ke rumah warga dengan membayar parkir yang tidak seberapa.

Kalau ditanya mau ke sana lagi atau tidak, saya pilih menjelajah tempat yang baru. Apalagi kalau cuma pergi berdua sama Ayah *mengkhayal. Jarak tempuhnya itu loh, masih kurang jauh dan kurang berasa hutannya *huahaha nggaya..berasa penjelajah hutan beneran.

Selasa, 28 Februari 2017

Selain Berbelanja di Mal, Inilah Hal-Hal yang Bisa Anda Lakukan di Surabaya

Surabaya memang identik dengan wisata belanja. Mal-malnya tersebar di setiap ruas jalan. Bagi sebagian wisatawan, berbelanja sudah menjadi aktivitas yang membosankan. Wisatawan menginginkan aktivitas liburan yang lebih menyegarkan di kota yang terkenal dengan terik panasnya itu.

Selain berbelanja di mal, Anda bisa melakukan hal-hal ini di kota pahlawan. 

1. Mengunjungi Monumen Kapal Selam


Persis di sebelah Plasa Surabaya, Anda akan menemukan kapal selam KRI Pasopati 410. Kapal tersebut milik Angkatan Laut Republik Indonesia, dibuat oleh Uni Soviet tahun 1952. Kapal Selam itu juga menjadi saksi sejarah, pernah digunakan dalam Pertempuran Laut Aru.

Kini, kapal selam menjadi monumen sekaligus sebagai tempat wisata. Pihak pengelola akan memutarkan film tentang sejarah kapal selam di Indonesia. Selain itu, pengunjung juga bisa menyaksikan pertunjukan musik di panggung terbuka pada hari Sabtu atau Minggu.

2. Bermain Air di Ciputra Waterpark

Rasa gerah akibat panas yang menyengat langsung terhapus ketika berenang di Ciputra Waterpark. Selain menyegarkan, wahana permainannya benar-benar seru. Salah satunya adalah Syracuse Beach. Kolam tersebut memunculkan ombak buatan seolah-olah Anda berada di tengah laut.

Rasakan juga meluncur dari Roc Tower, wahana setinggi 15 meter dengan jalur berkelok-kelok. Seluncuran lainnya adalah Racer Slide. Tingginya hanya 10 meter, tapi sensasinya juga tidak kalah seru.

3. Memacu Adrenalin di Suroboyo Carnival Park

Menghabiskan malam dengan memacu adrenalin? Siapa takut? Datanglah ke Suroboyo Carnival Park yang terletak di Jalan Ahmad Yani No. 333. Tersedia 52 jenis permainan, mulai dari yang terkesan santai sampai yang membuat Anda menjerit ketakutan.

Salah satunya adalah Blueshake. Anda akan duduk di atas kursi yang berjejer horizontal, kemudian diputar-putar hingga 360 derajat. Anda mau yang lebih menantang lagi? Cobalah menaiki pendulum jika memiliki nyali.

4. Mampir ke Kampung Arab

Sempatkan untuk mampir ke Kampung Arab yang berada di kawasan wisata religi Sunan Ampel. Seperti namanya, mayoritas penduduk di wilayah tersebut merupakan keturunan Arab. Ketika Anda menyusuri lorong pasarnya pun, Anda serasa berada di pasar seng Mekkah. Nikmati pula makanan khas Arab di sana, yakni Nasi Kebuli.

Jangan lewatkan juga untuk berziarah di makan Sunan Ampel serta menunaikan salat di Masjid Agung Sunan Ampel. 

5. Menyantap Bebek Mercon

Bagi penikmat makanan pedas, mampirlah ke Bebek Mercon di Jalan Kayun. Daging bebek berkuah dengan butiran cabai akan meledakkan lidah Anda laksana mercon. Daging bebeknya juga empuk dengan bumbu yang amat meresap. Dijamin ketagihan!

6. Menikmati Es Krim Zangrandi

Inilah salah satu kuliner legendaris di Surabaya. Kedai Es Krim Zangrandi sudah berdiri sejak tahun 1930. Konsep kedai masih mempertahankan interior tempo doeloe. Adapun rasa es krimnya tidak kalah dengan es krim modern. Sebut saja Noodle Ice Cream dan Banana Split yang menjadi favorit pengunjung.

7. Menikmati Sunset di Pantai Kenjeran

Siapa bilang Surabaya tidak memiliki wisata alam? Salah satunya adalah Pantai Kenjeran yang terletak di Kecamatan Kenjeran. Terbagi menjadi Pantai Kenjeran lama dan Pantai Kenjeran Baru.
Keduanya sama-sama menyajikan panorama memikat dan suasana yang tenteram, terutama menjelang matahari terbenam. Nikmatilah momen sunset di pantai tersebut, menyaksikan keindahan matahari tergelincir di barat langit Surabaya.

Sebelum melakukan semua aktivitas di atas, hal pertama yang harus Anda lakukan adalah menyiapkan akomodasi, termasuk memesan kamar hotel. Untuk rekomendasi hotel murah di Surabaya yang nyaman, sudah pasti Airy Rooms. Sebagai jaringan hotel dan guest house terbesar di Indonesia, Airy Rooms selalu menyediakan fasilitas memadai di setiap kamarnya. Anda bisa pesan melalui link berikut ini :


atau pun pesan melalui aplikasinya (tersedia di Android dan iOS). Untuk pembayaran bisa dengan transfer maupun kartu kredit. Praktis kan?


Jangan kuatir, ada 7 jaminan fasilitas akan selalu menemani Anda di dalam kamar. Salah satunya adalah AC, kasur bersih dan empuk, wifi gratis, TV layar datar, dan lain-lain. Tidur pun akan semakin nyenyak dan nyaman.

Senin, 27 Februari 2017

Penginapan Berkelas Ala Hotel H Sovereign Bali

Bali terkenal dengan keindahan alamnya. Itulah yang membuatnya mendapat julukan Pulau Dewata. Suasana santai yang tersaji secara alami di Bali membuatnya selalu menjadi rujukan. Dan kini wisatawan semakin dimanja dengan hadirnya Hotel H Sovereign Bali. 

Terletak di Jl. Raya Tuban No. 2 , Badung, hotel ini merupakan sebuah hotel bintang 4 dengan konsep elegan. Menggabungkan gaya tradisional dan modern yang mewah dan berkelas. Keunggulan H Sovereign Bali terletak pada posisinya yang berdiri di lokasi strategis dan mudah dijangkau. Selain itu, pelayanan superior dan fasilitas lengkap juga menjadi sajian utama hotel mewah ini.

1. Kamar Hotel


Tersedia kamar reguler dengan fasilitas tambahan yang bisa Anda pilih, antara makan malam atau spa. Dari total 148 kamar, terdapat 2 jenis kamar eksekutif suite dan club. Jika Anda berminat merasakan sensasi mewah dan elegan yang ditawarkan Hotel H Sovereign, agaknya kamar tersebut sesuai untuk Anda.

Semua kamar dilengkapi dengan fasilitas kamar mandi en suite dengan shower, sandal, dan pengering rambut. Pendingin ruangan, televisi layar datar, brankas, serta area tempat duduk, menjadi fasilitas lain yang ada di setiap kamar. 

Jangan khawatir akan kehilangan konektivitas, Anda bisa leluasa mengakses jaringan internet dengan WiFi yang mampu menjangkau setiap sudut hotel. 



2. Fasilitas Unggulan


Selain merasakan sensasi menginap yang elegan dengan pelayanan superior, Anda juga masih akan dipuaskan dengan hadirnya berbagai macam fasilitas unggulan di Hotel H Sovereign.

Terdapat banyak pilihan spot untuk bersantap makan di sini. Di antaranya Kitchen Meliwis Restaurant, Owl Stone Café & Bakery, 28 Lounge Bar, dan 7th Clover Sky Bar yang menjadi favorit para tamu. 

Tidak berhenti di situ, tentunya H Sovereign juga menyediakan fasilitas standar, seperti kolam renang, spa, dan gym. Bahkan di sini juga terdapat Mini Amphitheatre, sebuah fasilitas yang cocok sebagai tempat untuk menggelar pertunjukan kecil, pertemuan, bahkan upacara pernikahan. 

Bagi para pebisnis yang menginginkan privasi untuk berdiskusi bersama staf dan kolega, H Sovereign telah menyiapkan ruang meeting dengan fasilitas audio visual. Ada 6 ruang meeting, masing-masing bisa ditata ulang sesuai keperluan, baik untuk rapat, seminar, maupun presentasi. 

Resepsionis selalu siap sedia, menerima tamu dalam 24 jam setiap hari. Setelah lelah jalan-jalan dan menikmati objek wisata bali, jangan khawatirkan pakaian kotor. H Sovereign juga menyediakan jasa mencuci baju-baju Anda agar siap dipakai kembali. 

3. 7th Clover Sky bar


7th Clover Sky Bar merupakan tempat favorit para tamu. Di sini Anda bisa bersantai sambil menyantap hidangan, sembari melihat pemandangan angkasa dari atap hotel. Clover Sky Bar menyajikan makan siang dan makan malam, serta cocktail dan granitas spesial untuk para pengunjung. 

Beroperasi mulai pukul 11 siang hingga 1 dini hari, siang harinya, 7th Clover Sky Bar menjadi tempat favorit para tamu untuk berjemur. Bar ini dilengkapi dengan kolam renang, sebagai penawar panas setelah terpapar teriknya sinar matahari. 

Sedikit saran, sepertinya senja adalah waktu yang tepat untuk duduk- duduk di 7th Clover Sky Bar ini. Selain tentunya panas sudah tidak begitu terik, tidak butuh waktu lama sebelum Anda bisa menikmati pemandangan indah di langit Bali.Tunggulah sebentar, maka Anda akan menyaksikan suasana matahari terbenam yang menawan.

4. Lokasi yang Strategis


Lokasi Hotel H Sovereign Bali berjarak kurang dari 2 km dari Bandara Internasional Ngurah Rai. Tentu saja jarak tersebut cukup ditempuh dalam waktu beberapa menit saja. Selain itu, akses menuju hotel juga mudah karena berdekatan dengan jalur bypass, serta jalan Tol Bali Mandara yang baru.

Objek wisata terdekat dari hotel adalah Kompleks Krisna Bali, di mana terdapat bermacam wahana menyenangkan, serta pusat oleh-oleh khas Bali.


5. Booking Hotel H Sovereign Bali


Mungkin pada masa liburan musim panas yang akan datang, Anda berencana untuk berlibur ke Bali. Jika Anda berminat memilih H SovereignBali sebagai sarana akomodasi, silakan pesan kamar Anda sekarang juga di Traveloka. Tidak perlu repot, karena booking hotel bisa langsung dilakukan dari layar smartphone Anda.

Rasakan sensasi mewahnya Hotel H Sovereign saat berkunjung ke bali. Dapat dipastikan Anda tidak akan menyesal.


Minggu, 26 Februari 2017

Menyapih Dengan Cinta dan Keras Kepala


Menyusui dengan cinta dan keras kepala, menyapih pun dengan cinta dan keras kepala.

Rasanya kontras ya, cinta tapi keras kepala. Tapi memang itulah 2 kunci saya dalam proses menyusui hingga menyapih.

Niat Menyusui = Cinta

Niat saya menyusui duo F karena saya mencintai mereka berdua. Cinta yang langsung tumbuh, saat pertama melihat Fatih. Cinta pula yang mendorong saya untuk menyusui Fatih hingga 2 tahun.

Begitu pula ketika Fattah mewarnai kehidupan saya lagi. Saya pikir, bisakah saya membagi 2 cinta? Namun nyatanya, cinta itu hadir lagi. Tanpa mengurangi cinta saya terhadap Fatih. Cinta itulah yang mendorong saya juga untuk menyusui Fattah hingga 2 tahun

Keras Kepala Selama Menyusui

Perjalanan cinta itulah yang tidak selalu mulus. Perjalanan menyusui sering membutuhkan keras kepala. Dua kali melahirkan, dua kali pula sesar. Saya tidak tahu proses melahirkan normal. Ketika selesai melahirkan sesar, butuh proses untuk pemulihan.

Usai melahirkan Fattah, saya baru boleh makan dan minum setelah mengeluarkan angin lewat belakang alias kentut. Itupun, saya baru boleh minum susu. Padahal sebelum melahirkan saya belum sempat sarapan dengan kenyang. Hanya beberapa kunyahan roti yang akhirnya saya hentikan karena persiapan sesar.

Segelas susu di jam makan, tentu tidak cukup bagi ibu menyusui seperti saya. Saat menyusui, porsi makan saya berlipat ganda. Di hari pertama, saya belum boleh duduk. Di hari kedua, belum boleh turun dari tempat tidur. Di tambah jahitan di perut, rasanya luar biasa. Terlebih sesar yang kedua, saya jalan terbungkuk-bungkuk hingga seminggu.

Dalam kondisi yang seperti itu, saya memilih untuk rawat gabung agar bisa ASI Ekslusif. Itulah, salah satu hal yang saya sebut keras kepala. Kondisi usai melahirkan seperti itu membutuhkan keras kepala.  Apapun kondisinya, saya tetap harus menyusui. Meski harus meringis menahan bekas jahitan. Atau menahan batuk yang menyerang pasca melahirkan.

Keras kepala juga dibutuhkan saat mendengar ucapan simpati dari perawat, “Sakit ya Bu?”.

“Ya lumayan Mbak, emang kenapa?” tanya saya.

“Gak apa-apa bu. Maksud saya kalau sakit, adiknya di ruangan perawat saja. Biar ibu bisa istirahat” jelas perawatnya.

Keras kepala juga dibutuhkan usai cuti melahirkan habis. Perjuangan memerah ASI di kantor tidak lah mudah. Konsisten dengan jadwal, kunci dalam menjaga produksi ASI. Padahal mungkin pekerjaan kantor banyak. Selain itu juga harus menguatkan diri saat menjadi orang pertama yang memutuskan untuk memerah di kantor.

Menyapih dengan Cinta dan Keras Kepala

Memulai dengan cinta dan mengakhiri dengan cinta. Itulah, alasan saya memilih menyapih dengan cinta. Menyapih dengan cinta adalah proses penyapihan dengan memberikan pengertian kepada anak bahwa dia sudah besar dan tidak membutuhkan mimik lagi (istilah saya). 

Menyapih dengan cinta tidak menggunakan media untuk mengolesi payudara dengan zat pahit, obat merah atau bawang seperti yang pernah dilakukan ibu saya. Tentunya menyapih dengan cinta butuh kesiapan dari keluarga, terutama ibu dan anak.

Tidak seperti Fatih yang sudah saya sosialiasikan di usia 1,5 tahun bahwa Fatih saat 2 tahun sudah tidak mimik lagi, sudah besar, sudah minum dari air di gelas. Fattah memulai proses komunikasi di usia menjelang 2 tahun.

Di usia 8 bulan Fattah sempat mengalami bingung putting, karenanya saya segera membuang dotnya dan mulai bonding lagi. Hingga di usia 1,5 tahun saya masih belum siap untuk mulai menyapih Fattah.

Selain itu, cara menyusui Fattah berbeda dengan Fatih. Saya selalu menyusui Fattah dengan duduk. Dia tidak mau disusui sambil tidur. Puas menyusui, Fattah langsung melepas payudara dan mengambil posisi tidur sendiri. Berbeda dengan Fatih yang setiap mau tidur harus mimik hingga dia tertidur.

Situasinya juga berbeda. Saat usia Fatih 20 bulan saya positif hamil, makanya saya lebih intens dalam menyapih Fatih. Sedang Fattah tidak dikejar apapun, hingga saya ingin lebih lama berdekatan dengannya.

Keras kepalanya di mana? Keras kepalanya ya tetap menyapih dengan cinta meskipun ada orang yang menyarankan harus segera disapih karena usianya sudah 2 tahun.

Saya bukan tidak berniat menyapih Fattah. Hanya saja, saya memilih cara yang perlahan, menunggu kesiapan Fattah.

Di jelang usia 2 tahun saja, Fattah masih mimik di mana saja. Tidak hanya di ruang keluarga, di dalam mobil pun dia masih minta mimik. Berbeda dengan Fatih yang jelang usia 2 tahun hanya mimik di kamar.

Cara perlahan saya sama dengan saat menyapih Fatih. Menetapkan hanya kamar sebagai tempat mimik. Membatasi durasi mimik dan berusaha mengalihkan perhatian dari mimik

Akhirnya di usia 2 tahun 3 bulan 12 hari, Fattah tidak mau lagi mimik. Pengalaman menyapih Fatih, membuat saya lebih santai menyapih Fattah. Saya yakin, saatnya dia siap, Fattah akan melepas aktifitas mimiknya.

O, ya kadang-kadang dia masih minta mimik. Biasanya saya alihkan dulu, kalau tidak berhasil saya tantang. Setelah ditunjukkan akhirnya dia hanya meringis saja. Tidak mau mencoba mimik lagi. Mungkin itu proses Fattah untuk berpisah dengan mimik.

Ah, akhirnya tunai sudah tugas saya sebagai ibu untuk menyusui duo F. Semoga jadi ladang amal dan anak-anak tumbuh dengan sehat. Aamiin.

Kamis, 02 Februari 2017

Mengenal Karpet Lantai Vinyl Anti Bakteri



[Placement Article]

“Mi, lantai kamarmu gak dipasang ubin?” tanya saya pada adik di Semarang saat melihat ruangan kamarnya yang hanya di semen.

“Khusus kamarku rencana mau kupasang vinyl” jelasnya saat saya berkunjung ke rumahnya yang usai di renovasi.

Apa sih lantai vinyl itu?

Lantai Vinyl merupakan salah satu jenis pelapis lantai yang terbuat dari bahan dasar PVC. Penggunaan lantai rumah sakit harus memiliki spesifikasi khusus yaitu mengandung formaldehida yag sudah terstandarisasi internasional. Sehingga salah satu jenis lantai vinyl yang wajib diaplikasikan pada dunia kesehatan khususnya rumah sakit adalah lantai vinyl anti bakteri. Adapun alasan mengapa lantai vinyl anti bakteri ini wajib dipasang pada setiap rumah sakit khususnya ruang operasi diantaranya :

1. Bebas Bakteri

Lantai vinyl anti bakteri tergolong dalam lantai vinyl khusus, dimana lapisan atasnya dilapisi dengan anti bakteri dan anti kimia. Hal ini berfungsi untuk menjaga ruangan operasi tetap dalam kondisi steril dan bebas bakteri. Bagaimanapun ruangan operasi harus aman dan steril dari berbagai macam bakteri yang dapat mengganggu organ dalam saat operasi. 


2. Harga Ekonomis

Umumnya lantai vinyl dibagi menjadi dua yaitu heterogeneous dan homogeneous. Vinyl hetrogeneous umumnya memiliki harga jual lantai vinyl yang ekonomis bila dibandingkan dengan homogeneous. Vinyl hetrogeneous memiliki lapisan anti bakteri hanya pada bagian permukaannya saja namun pada bagian bawah vinyl ini menggunakan bahan campuran karet dan PVC. Vinyl hetrogeneous cenderung susah dibersihkan dari noda darah karena sifatnya yang dapat menyerap noda.


Sedangkan vinyl homogeneous memiliki struktur lebih kuat dibandingkan tipe heterogeneous. Vinyl homogenous memiliki lapisan anti bakteri yang utuh mulai dari permukaan sampai dengan bagian dasar vinyl. Sehingga jika lapisan atas lantai vinyl terkelupas atau rusak, vinyl masih terlindung dari bakteri dan kimia. Lantai vinyl ini juga tahan terhadap noda sehingga mudah dibersihkan. Dengan berbagai alasan tersebut tentu harga jual lantai vinyl homogeneous lebih mahal dibandingkan heterogeneous.
Namun dalam segi harga perawatan, antara lantai vinyl dengan lantai ubin tentu lebih murah dan tahan lama lantai vinyl.

3. Pemasangan Mudah

Selain harga jual lantai vinyl yang murah dibandingkan ubin. Pemasangannya pun mudah. Tidak perlu mennggunakan semen layaknya memasang ubin. Cukup lepas bagian bawahnya dan tempel pada lantai. Usahakan untuk menutup celah - celah potongan dengan karet khusus agar tidak ada celah debu yang terselip ke dalam celah lantai.

Jadi ada yang berminat pasang lantai vinyl seperti adik saya?

Penawaran Kipas Angin Terbaik dan Murah dari MatahariMall


[Placement Article]

Berbelanja online sekarang semakin mudah sejak kita bisa mengandalkan MatahariMall. Lihat saja koleksi kipas angin di www.mataharimall.com. Pilihannya sangat variatif dan menarik sehingga kita leluasa memilih yang sesuai dengan kebutuhan. Bahkan banyak pula kipas angin yang harganya tak sampai seratus ribu rupiah.

Ingin tahu jenis kipas angin apa saja yang harganya terjangkau dan bisa segera kita pesan di MatahariMall? Inilah ulasannya!

Kipas Angin Mini SerenaStore

Kipas angin mini yang satu ini sangat cocok untuk kita yang beraktivitas di depan laptop atau PC. Karena kipas angin ini memiliki USB port yang bisa dicolokkan ke laptop atau PC yang sedang menyala. Lebih hebatnya lagi, kipas angin seharga 35 ribu ini juga memilik teknologi ultra quiet. Sehingga kita tidak akan merasa terganggu oleh bunyi bising yang ditimbulkan.

Kipas Angin Maximo Rechargeable

Kalau ingin kipas angin mini yang bisa di-charge, maka pilihannya tentu saja kipas angin Maximo. Dengan fitur baterai berkapasitas 18.000 mAh yang dapat di-charge, kita tak perlu khawatir kipas angin tersebut akan mudah low bat. Ada 3 pilihan level hembusan angin yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan. Ukurannya yang hanya berdiameter 14 cm membuat kipas angin ini mudah ditempatkan di mana saja dan tidak menimbulkan kesan sempit. Harganya pun sangat bersahabat, cuma 40 ribu rupiah saja.

Kipas Angin Stitchi

Masih berupa kipas angin yang baterainya dapat di-charge, kali ini MatahariMall juga punya kipas angin merek Stitchi dengan pilihan warna yang beragam. Baterai berkapasitas 18.650 mAh juga dapat berfungsi sebagai power bank karena ada fitur lain berupa port USB. Kipas angin seharga 42 ribu ini akan melengkapi kebutuhan kita di rumah, kantor, atau tempat lainnya karena bentuknya sangat mungil dan praktis.

New AC Mini Double Blower

Variasi kipas angin yang satu ini punya tampilan menarik dengan 2 blower. Warna-warna yang cerah akan menyempurnakan interior rumah. Selain itu, ada slot khusus didalamnya yang dapat digunakan untuk menyimpan pewangi ruangan atau es batu. Semilir angin sejuk pun akan membuat suasana di dalam ruangan semakin nyaman. Semua bisa kita rasakan hanya dengan membayar 68 ribu rupiah untuk setiap unit kipas angin.

Keempat varian kipas angin tersebut memang sangat menarik, ya. Jangan sampai kita kehabisan persediaan ketika hendak memesan. Mari pesan sekarang juga agar kita masih bisa mendapatkan penawaran harga terbaik di MatahariMall.

Blog Design by Handdriati