Rabu, 29 Juni 2022

KENAPA MALAS MENULIS BLOG?

 


“Dek, ini aku buatkan blog”tiba-tiba suami chat. Setahun lamanya, artikel yang saya buat sendiri baru muncul dan 2 tahun kemudian, tepatnya tahun 2014, niat ngeblog secara serius pun saya mulai. Alhamdulillah pada tahun itu memenangkan beberapa lomba blog. Rejeki berkat menulis ini pun berdatangan di tahun 2015, mulai lomba blog, postingan berbayar dan tulisan yang dimuat di media cetak.

Namun, tiba-tiba negara api menyerang dengan virus malasnya di tahun 2016, saya hanya menulis beberapa artikel non sponsored post selebihnya artikel berbayar. Semakin lama, antibody saya semakin lemah. Sel-sel darah putih tidak berhasil melawan virus malas di dalam tubuh.

Sebenarnya sudah lama saya merutuki sel-sel tubuh yang tidak berhasil melawan virus, meski setiap tahunnya tetap ada 1 artikel yang saya buat. Dan tetiba, saya dipaksa untuk membuat tulisan dan mengidentifikasi hal yang membuat saya malas menulis.

 

1.       TUGAS KANTOR YANG SEMAKIN PADAT

Semakin tahun, tugas kantor semakin padat. Pada tahun 2016 ada penelitian yang cukup besar dan tahun-tahun berikutnya tuntutan pekerjaan semakin tinggi. Hal ini membuat saya sudah cukup lelah bekerja di kantor, sehingga seringkali sulit meluangkan waktu untuk menulis dengan kondisi mood yang kurang baik dan fisik yang lelah.

2.       PINDAH RUMAH SENDIRI

Tahun 2016, pasca lebaran, saya pindah ke rumah sendiri. Belum punya ART dan pulang kerja mengurus duo F yang masih membutuhkan perhatian. Satu setengah tahun kemudian saya punya ART yang datang seminggu sekali dan tahun 2021 ganti ART yang datang seminggu 2x.

Saat itu butuh penyesuaian dalam menemukan ritme yang pas, antara mengerjakan urusan rumah tangga dan urusan lainnya, sehingga urusan blog terlewatkan.

3.       KURANG AKTIF DI KOMUNITAS

Rupanya virus menyerang tidak hanya gairah menulis, tetapi juga gairah aktif di komunitas menulis. Akibatnya semakin tidak termotivasi untuk menulis, karena tidak terkondisi untuk menulis. Selain itu ada kebijakan komunitas menulis di facebook yang berubah, jadi semakin malas untuk posting tulisan dan cek group.

4.       MENGALIR DAN MENIKMATI HIDUP

Beberapa waktu ini, saya mulai menyadari bahwa gairah menulis saya memang tidak menggebu-gebu seperti dulu. Saya mulai ingin menekuni hal lain dan menjadikan menulis ini kegiatan yang seinginnya saja.

Beberapa waktu lalu, saya kerap mengikuti pelatihan dan workshop terkait profesi psikolog. Profesi psikolog tidak ada masa pensiunnya sehingga saya mulai mempersiapkannya agar menjadi tetap dapat berkarya meskipun sudah pensiun dari instansi tempat bekerja.

Kondisi pandemic kemudian menyadarkan saya, bahwa kondisi mental dan kondisi fisik harus menjadi prioritas.

Tahun 2020, saat karantina mulai berlangsung di Indonesia, saya malah mengalami sakit di punggung dan pinggang, 2x kena covid, dan tipes yang cukup parah. Kondisi ini menyadarkan saya, bahwa saya gak harus mengejar apa-apa, saya mulai menyadari bahwa saya butuh istirahat, butuh bersenang-senang dan tidak harus menghabiskan waktu untuk bekerja.

Saya jarang sekali membuka laptop setelah pulang kerja, saya berusaha meluangkan waktu untuk berolahraga dan menikmati waktu libur untuk nothing to do. Bahkan memasak pun saat tubuh sedang lelah dan kondisi mental tidak baik, saya memaafkan dan memaklumi diri sendiri.

Akhirnya saya ya kebablasan, tidak punya target menulis lagi di blog, kecuali sedang ingin. Ingin menulis tema yang disukai, ingin dibayar dan sanggup dilakukan atau terpaksa seperti saat ini karena kewajiban. Lah kewajibannya cuma 300 kata kok kebablasan curhat sampai 500 kata..hahaha..

Senin, 07 Maret 2022

POND’S TRIPLE GLOW SERUM UNTUK MENCERAHKAN KULIT

 


 “Riz, kulit mukamu kok ada bintik-bintik coklat ya?”, ujar seorang teman.

Kata-kata itu langsung membuat saya mencari kaca dan mengecek kebenarannya. Ternyata benar, di bagian pipi dan hidung muncul beberapa titik coklat dan kulit pun tampak kusam.

Kejadian itu menyadarkan saya, bahwa saya sudah lama abai dengan kondisi kulit muka. Alasannya dulu sih , karena anak-anak. Usia 30an mulai hamil, melahirkan, menyusui kemudian hamil lagi dan lanjut menyusui hingga 2 tahun lebih. Padahal sebagian skincare aman untuk ibu hamil dan menyusui.

Selama kurun waktu itu dan sebelum-sebelumnya ada beberapa kesalahan yang saya lakukan dan membuat kulit muka kusam dan muncul bintik-bintik.

1.       Tidak menggunakan pelembab muka

Saya memiliki kulit yang mudah berkeringat terutama saat hamil dan menyusui,. Makanya saat itu, saya malas memakai pelembab, padahal pelembab penting sekali buat kulit.

 2.       Tidak menggunakan tabir surya

Pakai pelembab saja malas, apalagi pakai tabir surya..hahaha. Akhirnya bercak-bercak coklat muncul di kulit. Tabir surya wajib digunakan sekalipun di dalam rumah, karena sinar matahari juga masuk ke dalam rumah.

 3.       Tidak rutin membersihkan wajah

Dulu saat hamil, punggung dan pinggang pegal, perut kencang, akibatnya mudah lelah dan mengantuk. Saat menyusui, sebagian besar waktu digunakan mengurus bayi dan sore sering kelelahan, akibatnya seringkali lalai membersihkan wajah.

Setelah kejadian itu, saya mulai perhatian dengan kondisi kulit muka.  Mulai cari informasi cara merawat dan mencerahkan kulit wajah. Selain itu juga mencari produk-produk perawatan wajah untuk mencerahkan kulit wajah.

Pond’s Triple Glow Serum


Salah satu produk perawatan untuk mencerahkan kulit wajah adalah Pond’s Triple Glow Serum. Konsentrat serum pencerah wajah yang menggabungkan 3 kekuatan terbaik yang mampu bekerja 60x lebih efektif dari vitamin C untuk pancarkan Triple Action Glow.

1.       Mencerahkan dengan Gluta-Boost-C: mengandung glutathione, antioksidan yang dikenal mampu mencerahkan kulit. Formula unik Gluta-Boost-C efektif menyamarkan flek hitam, untuk wajah tampak cerah dan warna kulit merata.

2.       Melembutkan dengan Vitamin B3+:  menyamarkan pori untuk wajah tampak mulus

3.       Melembabkan dengan Hyaluronic Acid: menyerap mendalam ke setiap lapisan epidermis kulit untuk wajah tampak lembap berkilau.

Saya mencoba Pond’s Triple Glow Serum dalam bentuk kemasan sachet ukuran 7,5 ml. Ya untuk mencoba produknya dulu, lebih praktis dan ekonomis dalam kemasan sachet. Produk ini dapat dibeli di Indomaret dengan harga sekitar 18 ribuan.

Tekstur Pond’s Triple Glow Serum, bening seperti air namun agak kental. Saat dituangkan ke tangan, tidak lengket dan mudah dioleskan ke kulit wajah, cepat meresap dan terasa ringan sehingga kulit pun terasa lembab dan kenyal.

Cukup gunakan 2-3 tetes Pond’s Triple Glow Serum yang diratakan ke seluruh wajah dengan tangan. Tepuk perlahan untuk membantu menyerap ke kulit dan lajutkan dengan pemakaian pelembab serta jangan lupakan pemakaian tabir surya.

Untuk perubahan kulit yang lebih cerah dan lembab biasanya dibutuhkan waktu minimal 2 minggu setelah pemakaian. Serum ini juga dapat menyamarkan bekas jerawat, dan saat saya aplikasikan di kulit saya yang kebetulan sedang berjerawat, rasanya juga biasa saja, tidak perih.

Pond’s Bright Beauty Triple Glow Serum Mask


Selain Pond’s Triple Glow Serum, ada Pond’s Bright Beauty Triple Glow Serum Mask. Sheet Mask ini mengandung niacimade yang lebih banyak dibandingkan dengan Pond's sheet mask lainnya. Manfaatnya mencerahkan, menghaluskan, dan melembapkan kulit dalam 1 kali pakai.

Cara pakainya mudah sekali, cukup pasangkan masker sesuai dengan bentuk wajah. Biarkan selama 15-20 menit untuk menutrisi kulit. Setelah dilepaskan, pijat perlahan serum yang tersisa pada wajah dan leher dan tidak perlu dibilas. Waktu terbaik untuk menggunakan masker ini, menurut saya sebelum tidur.

O,ya warna kemasan masker ini sama dengan serumnya berwarna pink dan dapat dibeli di Indomaret dengan harga 19ribuan.

Untuk mendapatkan kulit yang cerah, selain produk perawatan kulit yang tepat, ternyata gaya hidup yang sehat juga mempengaruhi kondisi kulit. Berdasarkan beberapa artikel yang saya baca, konsumsi makanan sehat dan bergizi, minum air putih yang cukup, rutin berolahraga, tidur yang cukup dan hindari stress dapat mempengaruhi kesehatan kulit dan membantu mencerahkan wajah.

Jadi target tahun 2022 nih, memulai gaya hidup sehat dan melakukan perawatan kulit wajah, agar kulit cerah dan sehat.

Senin, 21 Februari 2022

SEGAR DAN HARUM DENGAN SCARLETT BODYCARE


Dulu, masa peralihan lulus SMA mencari perguruan tinggi, ada sebuah peristiwa yang membuat malu dan mengubah pemikiran. SMA di masa itu, kami baru mengenal bedak dan cologne. Itu pun jarang-jarang saya memakai dan membeli cologne. Suatu ketika saat ikut ujian tryout bimbingan UMPTN atau Ujian Masuk Perguruan Tinggi *ketahuan usianya berapa*, cuaca sedang panas-panasnya, keringat mengucur deras dan sialnya saya tidak memakai deodorant di ketiak. Apes lagi bahan pakaian yang saya kenakan jika terkena air dan keringat baunya semakin menyengat, lebih dari bahan pakaian yang lain. Duh, rasanya malu dan gak pede banget.

Sejak saat itu, berusaha untuk menjaga bau badan dan menyukai wangi-wangian. Bagi saya, wangi itu bukan hanya untuk kepercayaan diri, tapi wangi itu ya buat diri sendiri. Senang rasanya mencium bau tubuh yang wangi dan hal lain yang wangi. Akhirnya terbawa saat memilih perawatan tubuh salah satunya ya dari aroma produknya.

Scarlett Bodycare merupakan salah satu produk yang memiliki varian aroma yang segar dan harum. Setelah kemarin sempat mencoba rangkaian produk bodycare dari Scarlett, kali ini saya mencoba kembali rangkaian produk bodycare dengan varian yang berbeda. Ada 3 produk yang saya coba yaitu : Scarleet Body Scrub Coffee, Shower Scrub Jolly dan Body Lotion Jolly.

1.     Scarlett Body Scrub Coffe

      Saat membuka tutup kemasan body scrub, keluar aroma kopi yang menggoda, berasa pengen “diemplok”. Kemasannya berbentuk bulat dengan warna dasar putih dan coklat kopi. Bagian tutupnya bertuliskan nama produk dengan dihiasi gambar buah kopi, daun  biji kopi berwarna coklat. Bagian dalamnya dilindungi alumunium foil. Sementara bagian bodynya terdapat keterangan cara pakai dan komposisi bahan. Sayangnya komposisi bahan, kembali lagi tertutup oleh stiker. Untuk berat bersih barang 250 ml.

Cara pakainya cukup mudah, balurkan scrub ke seluruh tubuh, diamkan sekitar 3-5 menit atau sudah setengah kering. Kemudian gosok-gosokkan secara perlahan agar kulit mati dan kotoran dapat terangkat. O, ya kalau menggunakan body scrub saya sarankan di kamar mandi, agar lebih mudah membersihkannya, tinggal diguyur air saja.

Body scrub dapat digunakan 2x seminggu, warna scrubnya coklat dengan butiran scrub kecil-kecil, jadi tidak mengiritasi kulit. Manfaat bodyscrub diantaranya :

  • Membantu mengangkat sel-sel kulit mati pada tubuh 
  • Mampu mengembalikan kelembaban tubuh
  • Membantu mencerahkan kulit tubuh 
  • Membantu melancarkan peredaran aliran darah
  • Sebagai sarana rileksasi tubuh
  • Membantu regenerasi kulit setelah eksfoliasi
  • Menghindarkan kadar hidrasi yang dibutuhkan oleh tubuh

2.     Scarlett Shower Scrub Jolly

 


Setelah menggunakan Body Scrub, selanjutnya dibersihkan dengan Scarlett Body Scrub agar lebih maksimal dalam membersihkan kulit tubuh.

Shower Scrub Jolly ini dikemas dalam botol plastik transparan yang cukup kokoh dan nyaman saat dipegang. Tutupnya fliptop, memudahkan untuk membuka dan menutup botol. Bagian bodynya ada kertas label berwarna oranye muda sesuai dengan warna cairan sabun. Pada kertas label ada tulisan nama produk, komposisi bahan, cara pemakaian dan berat volume cairan 300 ml.

Cairan shower scrub tidak terlalu kental, bening berwarna oranye muda dan terdapat buliran-buliran scrub berwarna-warni sehingga membantu mengangkat sel-sel kulit mati pada tubuh. Saat diaplikasikan, busanya tidak terlalu banyak. Mungkin karena kandungan pelembab yang tinggi membuat busa tidak banyak dan tidak menjadi indicator kebersihan badan juga sih.

Wangi shower scrub jolly kalau saya baca informasinya di Scarlett baunya seperti wangi YSL Black Opium Eau De Parfume. Ya karena saya gak pernah pakai parfum itu, berhubung harganya gak masuk akal di kantong saya hahaha. Menurut saya, baunya soft dan sedikit manis. Kandungannya Glutathione, Vitamin E dan Beads. Usai pemakaian, kulit terasa wangi dan lembab. Saat saya coba gores kulit, tidak ada bekas goresan kulit artinya kelembaban kulit baik.

3.     Scarlett Body Lotion Jolly

 


Yang paling saya suka dari body lotion Scarlett adalah pompanya ada lock dan unlock . Tinggal diputar ke kanan atau ke kiri untuk mengunci dan menekan pompanya. Jadi cairannya aman di dalam botol.

Wadah produk ini berupa botol yang ukurannya sama dengan shower scrub, volumenya 300ml. Botolnya bening dengan label terbuat dari kertas berwarna pink oranye muda mengelilingi botol. Isi lotionnya berwarna oranye muda dengan keharumannya perpaduan Coffe, Jasmine, Ceddar Wood dan Vanilla.

Lotion ini mudah menyerap di kulit, jadi tidak berminyak atau lengket. Ketiga produk body care ini mengandung Niaciamide, Kojid Acid, Glutathione dan Vitamin E fungsinya mencerahkan, melembabkan dan menutrisi kulit.

O, ya ketiga produk ini dapat digunakan oleh semua jenis kulit dan aman untuk ibu hamil dan menyusui, meskipun sebaiknya dikonsultasikan dengan dokter sebelum pemakaian.  Disarankan juga digunakan untuk usia 13 tahun ke atas.

Selain itu, produk ini ada label Not Tested On Animal. Jadi dalam proses penelitian pembuatan produk tidak menggunakan hewan sebagai subyek percobaan. Ada label BPOM yang disertai nomor registrasinya,  sehingga dapat dicek di web BPOM. Buat yang muslim juga lebih tenang karena ketiganya sudah dilengkapi label halal dari MUI (Majelis Ulama Indonesia).

Soal harga, Bodycare Scarleet masih konsisten dengan harga masing-masing produk Rp. 75.000,-. Untuk paket hematnya, teman-teman dapat membeli paket 5 produk seharga Rp. 300.000 sudah termasuk box exclusive dan free gift. Untuk informasi tempat pembelian, teman-teman dapat cek di link yang tertera di bio official Instagram @scarlett_whitening

Blog Design by Handdriati