Selasa, 10 Oktober 2017

LACTACYD LIQUID BABY UNTUK MEMBANTU MENGATASI BIANG KERINGAT


Credit Foto Arina
 Ibu adalah pengalaman fantantis buat saya. Bermula dari ikatan antara saya dan calon buah hati saat berada dalam kandungan. Hingga akhirnya saya jatuh cinta pada pandangan pertama pada bayi yang baru saja saya lahirkan. Sebagaimana perasaan cinta, apapun akan saya berikan untuknya. Segala perhatian dan waktu yang saya punyai.

Melihat senyuman dan wajah polosnya saat tertidur nyenyak sungguh sebuah kebahagiaan yang tiada duanya. Begitu pula, saat dia menangis atau terlihat kesakitan sungguh mampu membuat mata saya membanjir.

Sebagai ibu baru kala itu, saya pikir permasalahan yang akan saya hadapi seputar menyusui dan mengganti popok. Nyatanya banyak hal di luar dugaan. Masalah menyusui dan menggantikan popok saja kalau ditulis akan berlembar-lembar. Di tambah muncul permasalahan lain, yang sebenarnya dialami juga oleh sebagian besar ibu.

BIANG KERINGAT

Di usia menjelang 2 bulanan, baik Fatih dan Fattah, keduanya mengalami biang keringat. Suhu udara di kota Kudus yang cukup panas membuat kulit mereka sering berkeringat. Seingat saya mereka menjadi rewel, gelisah dan kerap menangis yang susah untuk dihentikan.


Senang lihat senyumnya Fatih, sedih lihat lehernya


Tidak hanya di siang hari, di malam hari pun mereka rewel. Setelah diajak ke luar ruangan, merasakan angin yang semilir barulah mereka tenang. Tapi kalau dibawa ke dalam ruangan dan merasakan udara panas, mereka mulai rewel kembali.

Yah, saya sebagai orang dewasa saja memang merasakan suhu yang panas dan terus berkeringat. Apalagi, kami tidak memungkinkan memasang AC. Maklum kami masih numpang di rumah ortu yang daya listrik rumah hanya 900 wattt.

Hal yang paling membuat saya sedih lagi adalah kulit mereka yang memerah. Apalagi Fatih, di sekitar lehernya merah semua. Duh, saya jadi ikut merasa gatal dan panas.

Kala itu, saran dari orang tua dan mertua, diberikan tepung kanji di kulit yang memerah. Saya sudah mencoba, hanya saja hasilnya kurang memuaskan. Entah mungkin saya yang kurang sabar dan telaten.

LACTACYD LIQUID BABY

Saya pun kemudian browsing mencari informasi di internet melalui group-group seputar bayi dan anak. Setelah membaca dan menyimak artikel dan diskusi antar anggota, ada yang menyarankan menggunakan #Lactacyd Baby untuk membantu mengatasi biang keringat.

Saya pun segera mencari Lactacyd Baby di toko bayi dan anak. Alhamdulillah, ternyata cukup mudah menemukan produk Lactacyd Baby.

Kenapa Lactacyd Baby? Karena kulit bayi yang baru lahir, masih belum berfungsi secara sempurna. Masih sangat tipis dan sensitif. Karena itulah dibutuhkan perawatan yang tepat, salah satunya dengan menggunakan sabun Lactacyd Liquid Baby yang diformulasikan untuk kulit bayi.

Lactacyd Liquid Baby merupakan #BabySkinExpert yang formulasinya aman digunakan setiap hari dan telah teruji secara dermatologis. Salah satu bahannya ektrak susu, yaitu Lactoserum dan Lactic Acid yang membersihkan dan merawat kulit bayi serta menjaganya agar tetap bersih dan sehat.

TIPS MENGATASI BIANG KERINGAT

Selain mendapatkan informasi soal Lactacyd Liquid Baby, saya mendapatkan beberapa saran untuk mengatasi biang keringat :.

1. Hindari Udara Panas dan Lembab

Upayakan untuk menjaga kondisi lingkungan agar tetap sejuk. Salah satu upayanya menggunakan AC atau kipas angin. Tetapi untuk penggunaan kipas angin, hindari angin secara langsung.


2. Pakaian

Kenakan bahan pakaian yang nyaman dan aman untuk bayi. Bahan yang lembut dan menyerap keringat serta pakaian yang longgar sehingga kulit bayi tidak mudah teriritasi dan sirkulasi udara tetap ada. Selain itu, seringlah berganti pakaian. Terutama jika pakaian basah terkena keringat segeralah ganti.

3. Jagalah kulit bayi tetap dingin

Untuk mendinginkan kulit bayi, bisa mnggunakan kain yang dibasahi dengan air dingin dan kemudian diusapkan ke kulit bayi. Pilih bahan kain yang lembut untuk bayi.

Itulah cerita pengalaman saya tentang biang keringat. Semoga bermanfaat bagi ibu-ibu lain yang mengalami masalah serupa.

Fattah yang tak tahan udara panas


Sabtu, 07 Oktober 2017

PENGALAMAN PERTAMA SEBAGAI MODERATOR

“Untuk Menjadi Bisa, Berawal dari Belum Bisa. Untuk Menjadi Pandai Seringkali Mengalami Kebodohan”

Bercerita soal pengalaman pertama, membuat ingatan saya melayang ke peristiwa belasan tahun silam. Kala itu saya menjadi mahasiwa semester 3 di jenjang S1. Masih unyu-unyu dan sering dikira masih SMP *dulu pernah langsing.

Makanya saat Mbak Marita Ningtyas dan Dini Rahmawati memilih tema tentang pertama, saya jadi ingat pengalaman pertama menjadi moderator. Sungguh, tak kan terlupa dan menjadi pelajaran hidup yang berharga.

Sejak TK hingga SMA, saya tergolong pelajar yang biasa saja. Nilai pelajaran biasa saja. Kepopuleran di sekolah juga biasa saja. Hingga muka saya yang biasa saja..hihihi.

Sebenarnya, di dalam hati saya, tersimpan hasrat untuk tampil. Setidaknya kalau dari segi fisik, saya biasa saja dengan kemampuan intelligensi yang biasa juga, saya tetap ingin menunjukkan kemampuan yang lain. Saya tetap ingin menunjukkan, “ini lho saya”.

Dulu, saya memilih untuk tampil di depan kelas saat tugas pelajaran Bahasa Indonesia. Biasanya pas ada tema bermain peran. Saya paling suka. Kalau ada kesempatan untuk maju, saya beranikan untuk mengangkat tangan. Dan jauh sebelum waktunya, biasanya saya sudah hafal skenario dan seluruh dialognya. Mungkin saya bakat jadi artis *kipas jilbab.

“Penghayatannya sudah cukup bagus. Suaranya juga disesuaikan dengan suara ibu yang sudah berumur. Hanya saja tempo bicaranya lebih diperlambat Mbak. Yang tadi terlalu cepat” review guru usai saya tampil sebagai ibu Malin Kundang.

Ya, saya memang masih grogi kala itu, sehingga tempo bicara seperti di kejar setan hihihi.  Makanya saat diterima di Universitas Muhammadiyah Surakarta prodi Psikologi, saya bertekad untuk lebih percaya diri saat tampil di hadapan publik.

Langkah yang saya ambil untuk mewujudkan tujuan lebih percaya diri berawal dari hal yang sederhana. Berani bertanya dan berpendapat dalam perkuliahan. Sungguh, bagi saya ini bukan hal mudah. Ketakutannya, kalau pertanyaan saya tidak berbobot. Padahal, saat kita urung bertanya, ada teman yang pertanyaannya persis dengan tema yang ingin ditanyakan.” Duh, tadi aku juga pengen tanya soal itu”, dengan rasa sesal.

Langkah berikutnya adalah bergabung dengan organisasi kemahasiswaan. Harapan saya dengan bergabung kesempatan dan dorongan untuk belajar lebih besar. Dulu sih saya berusaha untuk tidak melewatkan kesempatan dan kepercayaan yang diberikan teman-teman. Urusan masih kagok belakangan lah.

Hingga tiba menginjak semester 3 saya terlibat kepanitiaan mahasiswa baru di Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah. Acaranya bernama MASTA yang terkenal juga di dunia jomblo. Kok? Iya, singkatannya Masa Ta’aruf #ea.

Alhamdulillah, saya dapat kesempatan menjadi moderator #duh. Kok duh? Karena itu adalah pengalaman pertama saya berbicara di hadapan orang banyak. Tidak sekelas pembicara sih. Tapi kan tetap berasa jadi pusat perhatian di antara Maba alias Mahasiswa Baru.

Tapi, ingat prinsip pertama, tidak melewatkan kesempatan, maka saya iyain saja. Tentunya saya minta contekan juga. Rundown acara sebagai moderator. Mulai dari salam pembuka, kata pembuka untuk masuk tema, membacakan biodata pembicara, kesimpulan dan penutup. Dan kesemuanya lengkap termasuk tanda baca, titik dan koma.

Semuanya saya catat dalam sebuah kertas yang dilipat kecil. Biar gak kelihatan kalau nyontek. Seminggu sebelum hari H, saya berlatih di depan cermin. Menghafalkan kata dari A hingga Z sambil memperhatikan mimik muka dan gaya tubuh. Yah, biar kelihatan luwes dan tampak percaya diri.

Hingga tiba di hari H, saya memasuki ruangan bersama pembicara. Setelah pemandu kelas menyerahkan acara selanjutnya, saya mulai membuka dengan salam pembuka, sambil sesekali melirik catatan untuk meyakinkan diri.

Saya masih deg-degan, makanya saya masih bergantung dengan catatan dalam kertas kecil. Di detik-detik terakhir, pembicara mengakhiri percakapan, perubahan terjadi dalam sekejab dan saya menghadapi dilema.

“Ambil, jangan..ambil, jangan” batin saya bergolak sambil melihat kertas contekan yang tergolek di bawah lantai.

Sementara teman saya yang bertugas sebagai pemandu kelas, menahan tawa melihat kejadian itu. Kalau saya ambil, pasti kelihatan itu kertas contekan. Kalau tidak, sungguh saya tidak hafal salam penutupnya.

“Demikianlah materi dari pembicara. Mohon maaf apabila ada kesalahan. Akhir kata, wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarokatuh” tutup saya terburu-buru dengan pikiran melayang berusaha merangkai kata.

Hahaha, itulah pilihan saya, untuk mengabaikan kertas contekan. Meski dalam hati saya merutuki kertas contekan yang jatuh. Pengalaman itu tidak sesuai dengan harapan saya. Tapi itu langkah besar saya untuk lebih percaya diri berbicara di hadapan orang. Selanjutnya langkah itu lebih mudah. Karena tidak ada sesuatu yang langsung pandai. Asa Bisa Karena Biasa.

Rabu, 04 Oktober 2017

Hindari Beberapa Hal Berikut Ketika Menginap di Hotel Agar Liburan Nyaman

Liburan atau travelling selalu menyenangkan terutama di Puncak. Berkunjung ke tempat- tempat baru, menikmati cita rasa makanan baru, dan berbagai hal lainya. Namun, seperti yang kita ketahui liburan membuat kita lelah dan butuh tempat singgah untuk beristirahat. Dari banyaknya resort di Puncak yang tersedia untuk para traveller hotel selalu menjadi pilihan yang terbaik dan banyak diminati oleh para traveller terutama untuk para traveller yang memiliki budget cukup.


Namun, apabila kita memang berniat menginap di hotel, maka ada beberapa hal yang wajib kita perhatikan agar liburan kita lebih nyaman. Hal ini tentu berkenan dengan kelalaian - kelalaian yang sering dilakukan para traveller. Kelalaian itu diantaranya :

1. Meninggalkan Barang Berharga

Meninggalkan barang berharga di lobby hotel atau kamar selalu terjadi pada sebagian traveller. Hal ini tentu merupakan kebiasaan yang perlu dihindari. Mengapa ? Barang - barang berharga seperti handphone, laptop, perhiasaan dan lain - lain ini berpotensi untuk di curi oleh orang lain. Sehingga point pertama ini sangat wajib kita perhatikan ketika menginap resort di Puncak. Jangan pernah meninggalkan barang berharga kita.

2. Meninggalkan Kamar dengan Keadaan Tak Terkunci

Hal kedua yang perlu kita perhatikan adalah jangan pernah meninggalkan kamar kita dalam keadaan tidak terkunci. Hal ini juga sangat sering terjadi pada sebagian traveller yang mengeluhkan kehilangan barang. Ya meninggalkan kamar dalam keadaan tidak terkunci tentunya sangat beresiko dan jangan mengeluh jika barang - barang berharga kita bisa saja hilang. Jangan sampai liburan kita berujung musibah hanya karena masalah sepele.

3. Memberi Informasi Pribadi kepada Orang Asing

Hal ini juga penting diperhatikan ketika kita menginap di hotel atau resort di Puncak. Jangan pernah memberikan inisial, nomor kamar, atau informasi pribadi kita kepada orang Asing. Bukan berarti kita tidak boleh berbincang dengan orang asing, tetapi kita perlu waspada, mengingat maraknya kejahatan yang terjadi akhir - akhir ini kepada para traveller. Jadi tetap waspada ya.

4. Jangan Asal Membuka Pintu

Ketika kita menginap di hotel atau resort jangan pernah asal membuka pintu. Hal ini penting untuk diperhatikan. Misal kita menginap di hotel, jangan pernah membukakan pintu tanpa tahu siapa yang mengunjungi kamar kita. Jikalau itu adalah pegawai hotel atau pelayanan kamar, pastikan ia menggunakan id card atau tanda pengenal hotel tempat dimana kita menginap. Hal ini penting untuk mewaspadai tindak kejahatan.

5. Jangan Mudah Terbawa Emosi

Jangan mudah terbawa emosi dengan pelayanan yang kurang berkenan. Kita boleh mengkritik pelayanan yang diberikan di hotel atau resort di Puncak dimana kita menginap. Namun jangan mudah terbawa emosi, ada baiknya menyampaikan komplain dengan cara baik misalnya menginformasikan kepada manajer hotel atau sebagainya. Agar tidak merusak mood liburan dan membuat masalah baru, usahakan tetap tenang ya.

5 Universitas Swasta di Jakarta Dengan Jurusan Terakreditasi A



Sulit menentukan universitas mana yang akan dimasuki, terutama saat momen penerimaan mahasiswa baru karena hampir seluruh universitas menyediakan kualitas yang beragam. Namun, berikut ini ada 5 Universitas swasta yang dapat dijadikan rekomendasi karena memiliki banyak jurusan dengan akreditasi A.

UHAMKA


Ada 8 jurusan di UHAMKA yang mendapat akreditasi A, yakni Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (S1), Administrasi Pendidikan (S2), Pendidikan Bahasa Indonesia (S2), Pendidikan Agama Islam (S1), Ilmu Komunikasi (S1), Bimbingan dan Konseling (S1), Pendidikan Sejarah (S1), dan Kependidikan Islam (S1).


Universitas Trisakti



Universitas yang melegenda dengan kisahnya ini memiliki 14 jurusan dengan akreditasi A di dalamnya, yakni Akuntansi (S1), Ekonomi Pembangunan (S1), Teknik Lingkungan (S1), Manajemen (S1), Teknik Elektro (S1), Arsitektur (S1), Teknik Industri (S1), Teknik Mesin (S1), Teknik Sipil (S1), Ilmu Hukum (S1), Desain Interior (S1), Desain Komunikasi Visual (S1), Desain Produk (S1),  dan Fotografi (S1).

Universitas BINUS


Proses penerimaan mahasiswa baru di BINUS memang cukup sulit, namun hal ini layak di perjuangkan karena kualitasnya dan ada banyak jurusan dengan akreditasi A yang dapat dijadikan sebagai pilihan.

Universitas Atmajaya



Universitas katolik swasta yang satu ini juga memiliki banyak jurusan dengan akreditasi A, pada tahun 2015 saja sudah ada 13 jurusan di universitas ini yang mendapatkan akreditasi A salah satunya yakni jurusan Psikologi. Untuk lebih jelasnya, silahkan kunjungi websitenya langsung.

Universitas Untar


Universitas swasta yang satu ini memang cukup menarik untuk dimasuki, dengan 3 prinsip yang dipegangnya yakni Entrepreneurial, Professionalisme, dan Integritas. Universitas UNTAR memiliki 12 jurusan yang telah terakreditasi A, yakni jurusan Manjemen (S1), Akuntansi (S1), Hukum (S1 & S2), dan lainnya. Untuk melihat detail jurusan yang terakreditasi A terbaru, silahkan kunjungi websitenya langsung

Penerimaan mahasiswa baru adalah momen yang penting, oleh karenanya jangan sampai salah masuk universitas yang ada. Pilihlah dengan hati-hati universitas apa yang ingin dimasuki agar tidak menyesal di kemudian hari. Nah, 5 universitas di atas dapat menjadi rekomendasi universitas yang akan dimasuki karena memiliki banyak jurusan dengan akreditasi A di dalamnya..

Selasa, 03 Oktober 2017

5 ALASAN MENGAPA PERLU BERLIBUR KE LUAR NEGERI


Dunia amatlah luas, pada setiap belahan dunia tersimpan keanekaragaman masing - masing, mulai dari budaya, bahasa, arsitektur, iklim dan cuaca, hingga tempat - tempat wisata. Satu misal, apabila kita berkunjung di Jepang. Kita akan merasakan salju pada musim - musim tertentu. Hal ini tidak akan kita dapatkan di Indonesia. Namun tak hanya itu saja, ada beberapa alasan mengapa kita harus berlibur ke Luar Negeri :

1. Membuka Wawasan

Hal yang paling menarik ketika kita berlibur ke luar negeri adalah membuka wawasan baru terhadap tempat - tempat baru. Terlepas dari rutinitas kantor yang itu - itu saja, ketika di luar negeri kita akan merasakan suasana baru baik kultur dan budaya, kebiasaan, hingga berbagai wawasan baru yang mungkin tidak kita dapatkan di Indonesia.

Setiap tempat selalu memiliki ciri khas sendiri, baik bahasa, kuliner, kebiasaan dan lain - lain. Sehingga ketika kita pulang, kita pasti mendapat banyak wawasan baru. Telebih ketika kita menggunakan paket tour luar negeri, kita akan diarahkan pada tempat - tempat yang penuh dengan edukasi dan terarah jalannya. Sehingga kita tidak hanya berlibur tetapi juga dibekali wawasan baru.

2. Meningkatkan Rasa Nasionalisme

Salah satu hal yang paling berkesan bagi sebagian orang yang berlibur ke luar negeri adalah meningkatkan rasa nasionalisme. Ketika kita berlibur ke luar negeri baik dengan menggunakan paket tour luar negeri, travel agency, atau liburan pribadi dan mengunjungi berbagai tempat disana. Kita akan merasa bahwa Indonesia memiliki segalanya, keindahan negeri sendiri amat banyak dan tak kalah indah. Jiwa nasionalismen pun akan lebih meningkat, bahkan kita dapat pamer keindahan indonesia pada serombongan turis disana.

3. Meningkatkan Kemampuan Bahasa Asing

Apabila kita tidak pede ketika berlibur ke luar negeri, kita dapat menggunakan jasa atau paket tour luar negeri untuk membantu liburan. Paket ini biasanya sudah dilengkapi dengan guide tour yang memudahkan kita berkomunikasi ketika kemampuan bahasa asing kita kurang. Namun mau tidak mau, ketika kita berlibur ke luar negeri, kita akan belajar mengenai bahasa asing disana. Sehingga, kemampuan berbahasa asing kita pun meningkat. Hal inilah yang menjadi alasan beberapa orang suka berwisata di luar negeri. Terlepas dari bantuan tour guide.

4. Latihan Manajemen Keuangan

Siapa bilang berlibur di luar negeri hanya buang - buang uang. Justru dengan berwisata di luar negeri, kita akan belajar manajemen keuangan. Hal ini tentu dikarenakan kita harus bertahan hidup di negeri orang dengan dana yang ada. Disitulah kita akan benar - benar memanfaatkan uang dengan sebaik - baiknya.

5. Perbanyak Teman, Perbanyak Koneksi

Salah satu alasan yang paling banyak diutarakan oleh sebagian orang yang berlibur di luar negeri adalah memperbanyak teman dan memperluas relasi. Ketika kita berlibur di luar negeri. Kita pasti menemui orang - orang yang menarik dan dapat kita jadikan relasi dan koneksi. Tak hanya turis, sebenarnya ada begitu banyak warga indonesia yang tersebar di penjuru dunia. Mereka - mereka ini pun tidak hanya sekedar warga biasa, kebanyakan memiliki pangkat dan jabatan yang cukup tinggi pada negara- negara tersebut. Jadi sesekali perlulah kita berlibur ke Luar Negeri.

Kalbis Institute - Kampus Bisnis, Sains dan Teknologi


Banyak yang berfikir memilih universitas itu sulit, namun semuanya kembali ke diri kita sendiri. Dimanakah minat kita berada? Pilihlah universitas, tempat minat kita dapat tersalurkan dengan baik, terutama minat belajar tentunya.

Namun bagaimana cara untuk mengetahui apakah kampus tersebut dapat dijadikan sebagai tempat menyalurkan minat belajar kita atau tidak?. Di sini kita dapat memperhatikan fokus bidang ilmu dari universitas tersebut. Seandainya fokus bidang ilmu sesuai dengan ilmu yang ingin kita geluti lebih lagi maka kita dapat ‘menandai’ kampus tersebut.

Salah satu kampus yang sedang berkembang saat ini Kalbis Institute, berfokus pada 3 bidang ilmu yang dapat di simak di bawah ini :

1.    Teknologi

Tidak dapat kita pungkiri kalau kehidupan kita saat ini begitu bergantung pada perkembangan teknologi. Semua pekerjaan dikerjakan sudah berbasis teknologi tidak lagi menggunakan cara manual. inilah yang di terapkan oleh kampus Jakarta Timur yang satu ini.

Kalbis Institute mendidik mahasiswa untuk dapat menerapkan teknologi dalam kehidupan nyata.

Kalbis Institute membuka 3 prodi yang berfokus pada bidang teknologi diantaranya yaitu Sistem Informasi, Teknik Informasi, Game Computing & Technology.

2.    Sains

Sains juga bidang ilmu lain yang menjadi fokus Kalbis Institute. Setiap mahasiswa dididik memiliki pemahaman akan ilmu sains yang tentunya terus berkembang dan tidak pernah mati.

Sains adalah bidang ilmu yang akan selalu terpakai, bahkan memiliki keterkaitan dengan bidang ilmu lainnya, seperti dengan bidang ilmu teknologi salah satunya.

3.    Bisnis

Kampus Jakarta Timur ini juga mendidik mahasiswa untuk dapat memahami bidang ilmu Bisnis. Bisnis juga sama halnya dengan kedua bidang ilmu diatas yang akan selalu digunakan selama kehidupan berlangsung.

Melihat dunia industri yang terus berkembang, tentu membuat kita memiliki peluang karir yang baik jika mempelajari ilmu bisnis.

Dari 3 fokus bidang ilmu diatas, adakah yang teman-teman minati?

Kalbis Institute merupakan salah satu kampus Jakarta Timur yang masih terbilang baru, namun teman-teman tidak perlu khawatir karena Kalbis berada dibawah pengawasan kampus ternama Bina Nusantara.

Dengan begitu mutu dan kualitas dari Kalbis Institute akan semakin baik, karena berada dibawah pengawasan kampus besar yang telah berdedikasi dalam perkembangan dunia pendidikan negeri kita.

Senin, 02 Oktober 2017

5 Trik Rahasia Merawat Air Conditioner Agar Tahan Lama



Penggunaan AC sudah tidak lagi asing, mengingat hampir seluruh gedung, apartemen, hingga komplek perumahan semua telah dipasang AC. Penggunaan AC yang terus menerus setiap hari, tentu membutuhkan perawatan itensif agar AC bekerja secara optimal. Perawatan AC rumah sebenarnya dapat dikatakan gampang - gampang susah. Terlebih jika kita tidak tahu, cara melakukan perawatan AC yang benar. Nah berikut 5 trik rahasia merawat AC agar tahan lama : 
1. Pertimbangkan Luas Ruangan 
Mempertimbangkan luas ruangan sebelum membeli AC sangat penting. Pasalnya, besar ruangan akan mempengaruhi kinerja dari AC itu sendiri. Pengatur suhu ruangan ini akan terus bekerja hingga mencapai suhu yang telah di set. Apabila ruangan yang kita punyai cukup besar, maka pilihlah AC dengan PK antara 1 atau 2 PK. Tetapi apabila ruangan kecil, maka gunakan AC dengan PK standart yaitu 1/2 PK. 
2. Belum Tentu Semakin Dingin Semakin Bagus
Semakin dingin ruangan tidak berarti semakin bagus. Karena bagaimanapun AC adalah pengatur suhu ruangan bukan pendingin ruangan. Hal ini perlu diingat. Pasalnya AC akan terus bekerja hingga suhu sesuai dengan indikator yang di set. Idealnya suhu yang diset adalah antara 19 hingga 22. Mengatur suhu dibawah 22 akan memaksa AC bekerja lebih keras. Dampaknya adalah tagihan listrik akan membengkak dan memperpendek usia AC. 
3. Jangan Remehkan Debu
Debu selalu menjadi masalah dalam perawatan AC. Debu yagn dibiarkan begitu saja, dapat berdampak pada penutupan lubang filter AC yang menyebabkan AC panas dan tidak dingin. Namun tak hanya itu saja, debu yang dibiarkan dapat mencemari udara yang kita hirup. Sehingga sangat disarankan mencuci AC minimal 3 bulan sekali agar AC bersih dan terhindar dari debu maupun kotoran. Hal ini merupakan cara perawatan AC rumah yang paling sederhana yang dapat kita lakukan. 
4. Cek Apakah Ruangan Sudah Tertutup Rapat
Salah satu cara perawatan AC rumah yang paling sederhana adalah memastikan bahwa ruangan benar - benar tertutup agar proses pendinginan AC dapat berlangsung lebih singkat. Bila ruangan tertutup rapat, maka angin dingin tidak akan keluar dari ruangan dan udara di dalam ruangan menjadi lebih cepat dingin. Tak hanya itu, biaya listrik yang kita keluarkan pun dapat lebih hemat. 
5. Tempat Yang Tepat Untuk Bagian Outdoor
Salah satu bagian penting agar AC bekerja dengan baik adalah bagian outdoor. Seringkali bagian outdoor ditempatkan pada tempat yang terkena terik matahari langsung, kerap terkena debu dan curahan air hujan. Kondisi yang terus menerus tentu akan membuat bagian outdoor cepat rusak. Maka, pilihlah tempat yang tepat, yang minim terkena matahari secara langsung, debu dan aman dari air hujan.

Blog Design by Handdriati