“Anak usia 0-7 tahun
seharusnya lebih sering bercengkrama dan bermain bersama alam”
Septi Peni Wulandani
 |
| Taman Pintar 3 tahun lalu |
Kurang lebih itulah kesimpulan dari materi
seminar nasional “EducationalWellbeing” yang paling membekas dalam ingatan. Kalimat itu mendorong saya untuk
sering mengajak duo F keluar rumah, mengeksplorasi alam dan lingkungan. Setiap
weekend, hari libur, atau hari kerja di
saat badan cukup sehat, “jalan-jalan” menjadi kegiatan yang menyenangkan bagi
duo F.
Jalan-jalan sih memang tidak harus pergi jauh dari rumah.
Sekedar pergi ke pasar hewan melihat kelinci, burung atau kucing sudah cukup
menyenangkan bagi mereka. Atau di saat
waktu minim, sekedar jalan-jalan di sekitar perkampungan, mengejar ayam,
kucing, burung dan melihat kambing. Tapi sesekali saat ada uang lebih, saya dan
suami ingin mengajak duo F jalan-jalan ke luar kota. Biar kayak orang-orang
*halah.
Salah satu kota tujuan kami adalah Yogyakarta. Kenapa pilih
Yogya? Iya karena hampir semua ada di Yogya. Ada gunung dan ada pantai. Obyek
wisatanya pun beraneka ragam. Berbagai macam moda transportasi pun ada. Satu
lagi, paling dekat dan biayanya gak terlalu besar *lagi-lagi urusan duit.
 |
| Fatih menikmati pemandangan dari balik jendela |
Fatih sih sudah pernah diajak jalan-jalan ke Yogya. Saat
usianya 1 tahun, menghadiri wisuda tantenya. Sayangnya kami hanya sempat
jalan-jalan ke Malioboro dan Kebun Binatang. Rencananya nanti kami akan naik
kereta Kalijaga Semarang-Solo kemudian dilanjutkan dengan kereta Pramex
Solo-Yogya. Ya, demi memuaskan obsesi Fatih akan kereta api.
Obyek wisata yang ingin dituju yang diantaranya Malioboro.
Meski sudah kerap mengunjungi Malioboro tapi untuk Fattah, ini adalah kunjungan
perdana. Banyak hal yang dieksplor di Malioboro. Pasar Beringharjo, Museum Benteng
Vredebug, Taman Pintar dan Shopping Center.
 |
| Pantai Pok Tunggal sumber di sini |
Tujuan lainnya adalah pantai di kecamatan Tepus Kabupaten
Gunung Kidul. Kabarnya pantai di sana indah, bersih dan berpasir putih. Duo F
pasti senang bermain air dan pasir di pantai. Selain pantai, kami ingin
mendekatkan duo F dengan alam pegunungan. Pilihan jatuh ke Kebun Buah Mangunan.
Duo F paling suka dengan buah. Hampir semua buah disukai, terutama durian. Satu
lagi destinasi mainstraim yang ingin diperkenalkan kepada duo F adalah Candi.
Duo F belum pernah melihat atau mendengar cerita tentang Candi.
 |
| Kebun Buah Mangunan sumber di sini |
Meski hanya beberapa obyek wisata, tapi tak cukup waktu
sehari untuk mengunjuginya. Jelas, kami butuh tempat menginap yang representative
dan gak pakai mahal *ibu-ibu banget. Kalau saya sih biasanya booking hotel
lewat travel online. Gak perlu lah cari nomor telepon ke hotel yang diinginkan,
Saya pernah booking hotel di Solo lewat
Traveloka. Informasi tentang kondisi dan fasilitas hotel cukup lengkap, termasuk
review dari pelanggan. Pembayarannya pun
banyak pilihan. Waktu itu sih pilih lewat ATM.
Ah, semoga rencana liburan terealisasi di tahun ini. Semoga
ada rejeki untuk mengajak anak-anak bercengkerama dengan alam dan mengenal
daerah lain.